IHSG Melanjutkan Penguatan Signifikan, Disokong Kenaikan Suku Bunga BI dan Isu Buyback BUMN

Avatar of PortalMadura.com
IHSG HARI INI: Dibuka Meroket ke Level 6.210, Saham Perbankan Kompak Parkir di Zona Hijau!
IHSG HARI INI: Dibuka Meroket ke Level 6.210, Saham Perbankan Kompak Parkir di Zona Hijau!

PortalMadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026, ditutup melonjak 155,72 poin atau 2,71% ke level 5.902,37.

Penguatan ini menandai reli dua hari berturut-turut yang kuat, memicu optimisme di kalangan investor setelah periode tekanan pasar yang signifikan.

Secara harian, IHSG bergerak bervariasi di rentang 5.677 hingga 5.942, menunjukkan dinamika pasar yang aktif.

Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 31,44 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 46,38 miliar saham dan frekuensi transaksi 3,1 juta kali.

Dominasi saham-saham yang menguat sangat terasa, di mana 571 saham naik, sementara 148 saham turun dan 96 saham stagnan.

Indeks saham unggulan LQ45 turut melonjak 3,54%, mengindikasikan penguatan yang merata pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Menariknya, seluruh sektor saham mencatatkan penguatan pada penutupan sesi, dengan sektor transportasi memimpin lonjakan sebesar 4,43%.

Disusul oleh sektor teknologi yang menguat 3,57%, sektor properti 3,17%, sektor perindustrian 3,05%, dan sektor keuangan 2,88%.

Lonjakan IHSG ini terjadi di tengah lesunya bursa saham Asia lainnya, seperti Straits Times Singapura, Nikkei Jepang, Shanghai Composite China, dan Hang Seng Hong Kong yang kompak melemah.

Katalis Kunci di Balik Rebound Kuat IHSG

Keputusan mengejutkan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa, 9 Juni 2026, menjadi salah satu faktor pendorong utama.

Kebijakan ini dinilai mampu memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat tertekan terhadap dolar AS, sekaligus menjaga daya tarik aset domestik bagi investor asing.

Sentimen positif lain datang dari respons pasar terhadap wacana dukungan pemerintah terhadap pasar modal.

Pembahasan peluang pembelian kembali (buyback) saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melibatkan DPR, Danantara, bank-bank Himbara, INA, dan sejumlah institusi BUMN, mengirim sinyal penting ke pasar.

Analis melihat ini sebagai kesadaran pemerintah bahwa kondisi pasar saham telah memasuki fase mengkhawatirkan dan memerlukan respons konkret.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menambahkan bahwa kebijakan OJK yang masih memperbolehkan buyback tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) turut memperkuat sentimen pasar dan stabilisasi harga saham.

Penguatan tajam IHSG juga didorong oleh kondisi pasar yang sudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses