PORTALMADURA.COM, JAKARTA – Pergerakan saham emiten jasa pemasaran dan media, PT Fortune Indonesia Tbk (kode saham: FORU), menjadi sorotan utama para pelaku pasar modal pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Kenaikan volume dan nilai transaksi saham ini terjadi menyusul pengumuman rencana aksi korporasi penambahan modal dalam jumlah fantastis.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu siang (22/7/2026), harga saham FORU tercatat menguat ke level Rp3.330 per lembar saham. Pergerakan ini melanjutkan tren positif setelah sebelumnya sempat menyentuh level harian tertinggi di Rp3.610 per lembar.
Pemicu utama gejolak transaksi pada saham FORU berasal dari keterbukaan informasi perusahaan terkait rencana *Rights Issue* atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). Dalam aksi korporasi tersebut, manajemen perseroan menargetkan penyerapan dana segar hingga mencapai Rp27,1 triliun.
Suntikan dana dalam skala jumbo tersebut rencananya akan dialokasikan perusahaan untuk mendukung pengembangan struktur modal, investasi baru, serta ekspansi bisnis secara menyeluruh. Selain itu, aksi korporasi ini juga menjadi bagian dari langkah transformasi bisnis perseroan ke sektor strategis.
Di sisi lain, manajemen perseroan turut memberikan imbauan kepada para pemegang saham mengenai potensi dilusi kepemilikan. Apabila pemegang saham lama tidak mengeksekusi haknya dalam *rights issue* ini, persentase kepemilikan saham mereka diperkirakan berpotensi mengalami dilusi hingga 99,78 persen.
Persetujuan atas agenda penambahan modal serta perubahan penggunaan dana ini dijadwalkan bakal dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Para analis pasar mengimbau investor untuk tetap mencermati prospek фундаментал perseroan serta memantau keterbukaan informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.
Simak terus analisis dan perkembangan kabar bursa saham tanah air terkini hanya di portalmadura.com.





