bangkalan, PortalMadura.com – Misteri kasus pembunuhan yang menimpa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, mulai menemukan titik terang. Kasus tragis ini diduga kuat bermotif penipuan berbasis romansa atau love scam yang berujung pada tindakan kekerasan ekskresi.
Pihak kepolisian saat ini tengah memburu seorang pria yang diduga menjadi orang terakhir bersama korban sebelum peristiwa berdarah itu terjadi. Identitas dan modus operandi terduga pelaku perlahan mulai dikuliti oleh pihak keluarga dan penyidik kepolisian.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengungkapkan, pihaknya telah mencocokkan rekaman video yang Viral di media sosial dengan dokumentasi pribadi milik korban. Hasilnya, karakteristik pria tersebut identik dengan sosok yang dicurigai.
“Berdasarkan konfirmasi visual, pria di dalam video tersebut benar bernama Erlan, usianya diperkirakan sekitar 54 tahun,” ujar Risang saat memberikan keterangan, Senin (6/7/2026).
Risang menambahkan, rekam jejak pria paruh baya tersebut diduga kuat merupakan seorang penipu ulung yang kerap memperdaya banyak korban. Pihak keluarga mencurigai pelaku sengaja mendekati korban dengan memanfaatkan ikatan asmara palsu demi menguras harta benda.
“Dugaan kami mengarah pada praktik love scam. Pelaku tampaknya berniat memeras korban, namun situasi di lapangan tampaknya menjadi tidak terkendali hingga kebablasan (membunuh),” jelas Risang.
Pelaku Dikenal Sebagai Spesialis Penipu Wanita
Kecurigaan keluarga diperkuat oleh fakta perjalanan korban sebelum ditemukan tewas. Berdasarkan keterangan saksi mata, korban tidak berkendara sendirian saat bertolak dari Bangkalan menuju Malang. Saksi melihat seorang pria yang mengemudikan mobil dinas milik korban.
Di sisi lain, aparat kepolisian membenarkan profil kelam terduga pelaku. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, menyatakan bahwa target buruan mereka memang memiliki catatan kriminal sebagai penipu spesialis kaum hawa.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, latar belakang pria yang sedang kami kejar ini memang seorang tukang tipu yang kerap menyasar perempuan,” tegas AKBP Jumhur, Selasa (7/7/2026).
Hingga berita ini diturunkan, tim Jatanras Polda Jatim masih melakukan pengejaran intensif di lapangan guna menangkap pelaku. Polisi juga terus mengumpulkan dan mendalami seluruh alat bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif utama di balik pembunuhan keji ini. (portalmadura.com)





