Stabilitas Harga Pangan di Madura: Pantauan Pasar Siskaperbapo Jatim

Avatar of PortalMadura.com
Stabilitas Harga Pangan di Madura: Pantauan Pasar Siskaperbapo Jatim

PortalMadura.com — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur melalui sistem pengawasan Siskaperbapo melaporkan perkembangan harga komoditas bahan pokok penting di sejumlah pasar tradisional utama di wilayah Madura. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2026, harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat terpantau relatif stabil dengan fluktuasi yang bervariasi di tiap kabupaten.

Berdasarkan data resmi yang dirilis per pukul 12.00 WIB, pemantauan harga mencakup pasar-pasar strategis meliputi Pasar Ki Lemah Duwur di Kabupaten Bangkalan, Pasar Waru di Kabupaten Pamekasan, Pasar Srimangunan di Kabupaten Sampang, hingga Pasar Anom Baru di Kabupaten Sumenep.

Dinamika Harga Komoditas Pokok di Madura

Di wilayah Kabupaten Bangkalan, tepatnya di Pasar Ki Lemah Duwur, harga beras terpantau stabil di kisaran Rp14.800 per kilogram untuk kualitas premium dan Rp12.400 per kilogram untuk kategori medium. Sementara itu, komoditas daging ayam ras di pasar ini dipatok seharga Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit merah berada di angka Rp45.000 per kilogram.

Beralih ke Kabupaten Pamekasan melalui pantauan di Pasar Waru, harga beras medium tercatat sebesar Rp13.000 per kilogram. Untuk komoditas hewani, daging sapi paha belakang berada di kisaran Rp130.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras dibanderol sedikit lebih tinggi yakni Rp42.000 per kilogram.

Sementara itu, di Pasar Srimangunan, Kabupaten Sampang, harga beras premium terpantau stabil pada angka Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp12.800 per kilogram. Komoditas minyak goreng curah di pasar ini tercatat berada di angka Rp21.000 per kilogram, dengan telur ayam ras seharga Rp23.000 per kilogram.

Adapun di ujung timur pulau Madura, yakni di Pasar Anom Baru, Kabupaten Sumenep, harga beras premium menempati kisaran Rp15.400 per kilogram dan beras medium Rp13.400 per kilogram. Pemantauan di pasar ini juga mencatat adanya pergerakan harga pada beberapa komoditas sayuran seperti wortel yang mengalami penyesuaian harga menjadi Rp16.000 per kilogram serta buncis di angka Rp18.000 per kilogram.

Komitmen Pengawasan Pasar

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengimbau para pedagang dan distributor agar tetap menjaga ketersediaan pasokan serta kestabilan harga demi melindungi daya beli masyarakat. Pemantauan berkala melalui Siskaperbapo ini diharapkan mampu menjadi acuan yang transparan bagi publik serta instansi terkait dalam mengantisipasi potensi inflasi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses