oleh

AH : Busyro-Fauzi Jangan Hanya Wacana, Waktunya Eksekusi Revitalisasi Armada Laut

Bayar pajak itu wajib

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintahan A Busyro Karim-Achmad Fauzi, diminta tidak hanya pandai melempar wacana dan menebar janji untuk membangun wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Sudah waktunya revitalisasi armada laut dan pelabuhan-pelabuhan tradisional di segenap kepulauan,” tegas salah seorang tokoh kepulauan Sumenep, Azasi Hasan, pada PortalMadura.Com, Jumat (21/6/2019).

Menurut AH (Azasi Hasan), wilayah Sumenep yang terdiri dari 127 pulau dan dari 27 kecamatan yang ada, 8 kecamatan di antaranya terletak di wilayah hukum kepulauan. “Artinya, manusia yang menghuni kepulauan itu cukup besar,” jelasnya.

Populasi penduduk kepulauan yang cukup besar tersebut, untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya harus didatangkan dari darat dan luar wilayah Kabupaten Sumenep.

“99 persen, kebutuhan pokok didatangkan dari daratan Sumenep, Bali, Banyuwangi dan Penarukan, sehingga kebutuhan transportasi yang layak untuk masyarakat kepulauan itu amat sangat dibutuhkan dan disegerakan,” ungkapnya.

Ia yang juga menjabat Bankir salah satu Bank BUMN, menyampaikan, tragedi laut hingga menelan puluhan korban jiwa perlu diambil hikmahnya guna dijadikan dasar utama dalam menelorkan kebijakan pihak pemerintah.

“Sudah sering kita dengar, terakhir kecelakaan laut dengan tenggelamnya perahu motor Arin Jaya. Sudah 21 yang ditemukan meninggal dunia dalam kecelakan laut,” sebutnya.

Seharusnya, pemerintahan A Busyro Karim-Achmad Fauzi segera dan lebih serius memikirkan kondisi tersebut. “Bukan hanya wacana tapi eksekusi bersama dengan Pemerintah Jatim dan Pusat. Sudah waktunya melakukan revitalisasi semua fasilitas di kepulauan,” tandasnya.

Loading...

Baca Juga : Ajaib! Bayi Selamat dari Maut Perahu Tenggelam di Sumenep

Baca Juga : Perahu Tenggelam, Legislator : Pemkab Sumenep Perlu Tingkatkan Sosialisasi Kesadaran Masyarakat

Baca Juga : Akrab Dengan Maut, Warga Kepulauan Sumenep Jadi ‘Korban Kebijakan’ Pemerintah?

Baca Juga : Surplus, DPRD Sahkan Penggunaan APBD Sumenep Tahun 2018

Sementara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan akan memberikan bantuan dua kapal penumpang untuk melayani warga kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, pada Rabu (19/6/2019), dilansir jatim.suara.com.

Pernyataan Khofifah ini sekaligus merespon layanan transportasi laut masyarakat kepulauan Sumenep pasca tenggelamnya perahu motor Arin Jaya, 7 Juni 2019, di antara perairan laut Sapudi-Giliyang, Sumenep.

Khofifah menyebut dua kapal yang akan diberikan memiliki dua fungsi. Selain sebagai alat transportasi penyeberangan, juga berfungsi sebagai rumah sakit.(*)


Penulis : Putri Kuzaifah
Editor : Desy Wulandari


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar