oleh

Alwiyah Bersikukuh Mundur Karena Yayasan Tertutup Bahas Statuta Unija

PortalMadura.Com, Sumenep – Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Alwiyah, bersikukuh pada pendiriannya terkait penyebab mundurnya dari jabatan. Ia menilai, pihak Yayasan Arya Wiraraja yang menaungi perguruan tinggi itu tertutup dalam pembahasan Statuta Unija sehingga tidak melibatkan pelaksana akademik sejak awal.

“Kalau dibilang sibuk, sejak tujuh tahun lalu, saya sudah sibuk. Tapi kan kesibukan saya untuk kampus Unija,” kata Alwiyah, Rabu (11/4/2018).

Menurutnya, statuta itu mengatur tata kelola dan Tri Dharma Perguruan Tinggi atau Universitas Wiraraja Sumenep. Tapi, kenapa Yayasan tidak melibatkan secara aktif sejak awal pelaksana akademik.

“Tiba-tiba muncul draf statuta dari yayasan. Pada prosesnya tidak ada tim dari pelaksana akademik yang dilibatkan. Padahal seharusnya dari awal statuta itu dalam penyusunannya harus melibatkan pelaksana akademik, mulai rektor, pembantu rektor, dan dekan,” tegasnya.

Ia menegaskan, sebelum mundur, ia mengaku sudah beberapa kali meminta pihak yayasan dengan berkirim surat untuk berbicara dengan tim penyusun statuta, namun tidak pernah diindahkan. Jawabannya selalu minta agar langsung dibahas di senat.

“Kami dari akademik ingin terlibat dari awal agar bisa memberikan masukan, tapi tidak pernah dijawab oleh yayasan. Kalau hanya pertimbangan senat, apa arti pertimbangan,” ucapnya.

Terkait Surat Keputusan Rektor Universitas Wiraraja, Nomor 13/SK/R/ORG-6/UNIJA/III/2018, tentang Tim Penyusun Revisi Statuta Universitas Wiraraja, tertanggal 21 Maret 2018 yang bertanda tangan Alwiyah, itu berbeda dengan tim yayasan. Yang ia bentuk adalah tim lain untuk mengevaluasi statuta lama bukan membahas draf statuta yang diajukan oleh yayasan.

“Tim itu untuk mengusulkan sendiri draf statuta berdasarkan kita. Sampai rapat akhir yayasan hari Sabtu (7/4/2018), kita masih minta untuk dilibatkan. Ternyata yang dilibatkan bukan pimpinan universitas, tapi yayasan justru melibatkan Dr. Syaifurrahman selaku kuasa hukum,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Arya Wiraraja, Kurniadi Wijaya, yang didampingi Senat Universitas Wiraraja menyebut ada alasan lain terkait mundurnya Rektor Unija.

Menurutnya, Alwiyah saat ini sibuk karena menduduki beberapa jabatan penting baik di regional maupun nasional. Salah satunya sebagai pengurus harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena), sehingga memilih mengirim surat pengunduran diri sebagai Rektor Unija. (Arifin/Putri)



Dapatkan Aplikasi PortalMadura.com

aplikasi portal madura
Loading...
Loading...