oleh

Cegah Mobil Tiba-Tiba Terbakar dengan 8 Cara Mudah Ini

PortalMadura.Com – Kejadian mobil tiba-tiba terbakar banyak terjadi, baik ketika berkendara maupun sudah d parkir. Sebagaian besar penyebab yang diketahui yaitu hubungan arus pendek listrik alias korsleting.

Namun ternyata, ada beberapa hal lain yang bisa memicu kebakaran pada mobil secara tiba-tiba. Seperti bahan bakar yang bocor dan menetes pada sumber panas, seperti pipa knalpot dan lain sebagainya. Tapi pengendara tidak perlu khawatir. Untuk mencegahnya, lakukan beberapa cara ini. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman liputan6.com yang dikutip dari Auto2000, berikut ini penjelasannya:

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Memperhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil

Pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama.

Kebutuhan modifikasi mobil membuat pemilik mengubah sistem kelistrikan mobil. Sayangnya, proses modifikasi dilakukan tanpa memperhitungkan kebutuhan sehingga membuat sistem kelistrikan bermasalah.

Belum lagi jika ubahan dilakukan tanpa memperhitungkan aspek teknis, seperti sambungan yang asal tempel atau tidak menambahkan sekring sebagai pengaman arus listrik. Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil. Jangan lupa, modifikasi dapat menyebabkan garansi gugur.

Hindari Menyimpan Barang yang Mudah Terbakar di Dalam Mobil

Anda harus menghindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di dalam kabin, seperti bensin, tiner, parfum, atau korek gas. Barang tersebut mengandung bahan aktif.

Jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu tinggi, ini berpotensi bisa menimbulkan api, termasuk ponsel yang sedang di-charge dengan power bank. Panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.

Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Ruang Mesin

Mungkin Anda lupa meletakkan kain bekas cuci mobil atau spare part secara sembarangan. Bisa jadi barangnya tertinggal di ruang mesin. Kalau terkena sumber panas, seperti pipa knalpot, itu bisa menyebabkan kebakaran, lho.

Mengecek Oli Mesin Mobil dan Potensi Bahan Bakar Bocor

Karena usia atau malas memeriksa, oli mesin dapat mengalami kebocoran. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot.

Di samping itu, jika tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, pastikan juga rutin mengecek secara visual atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.

Tidak Memarkir di Dekat Sumber Api

Tanpa sadar, ada saja orang yang memarkirkan kendaraan di tempat sampah yang baru saja membakar sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang bisa mengenai bagian mobil yang sensitif, seperti kabel kelistrikan.

Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar kalau terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan dulu mobil aman dari sumber panas.

Jangan Abaikan Panel Indikator

Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah di mesin mobil. Segera cek supaya tidak menjadi besar, bahkan ini bisa berakibat mobil terbakar sendiri.

Memasang Alat Pemadam Api Ringan

Anda bisa memasang alat pemadam api ringan (APAR) di kabin mobil. Alat ini bisa membantu Anda untuk memadamkan mobil yang terbakar. Untuk jenis dan penempatan APAR, Anda bisa berkonsultasi dengan petugas bengkel.

Servis Berkala

Saat dilakukan servis berkala, area mesin juga dicek untuk melihat risiko kebocoran dan kerusakan sistem oli, bahan bakar, dan area kelistrikan. Kalau ada potensi masalah yang dapat memicu kebkakaran, kendaraan Anda bisa diperbaiki.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar