PORTALMADURA.COM, Jakarta – Pemerintah kembali menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk periode Agustus 2026 kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Penyaluran bantuan finansial ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah serta menekan angka kemiskinan ekstrem di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), pencairan BLT bulan ini berlangsung secara bertahap melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta PT Pos Indonesia untuk wilayah terpencil dan KPM yang tidak memiliki rekening bank.
Pantauan portalmadura.com menunjukkan bahwa besaran dana yang diterima para penerima manfaat bervariasi sesuai dengan kategori program sosial yang terdaftar, mulai dari BLT El Nino/Rawan Pangan hingga lanjutan alokasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako (BPNT).
Kategori dan Besaran Bantuan Tunai
Masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berhak menerima alokasi bantuan tunai dengan skema berikut:
- BLT Penanganan Stunting & Ibu Hamil: Dialokasikan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga dengan balita dan ibu hamil.
- BLT Lansia dan Disabilitas: Bantuan rutin bulanan yang disalurkan untuk menjamin kesejahteraan warga lanjut usia serta penyandang disabilitas berat.
- BLT Mitigasi Risiko Pangan: Bantuan tunai langsung untuk menopang kebutuhan pokok harian keluarga pra-sejahtera.
Cara Cek Daftar Penerima BLT Agustus 2026
Untuk memastikan status kepesertaan dan jadwal pencairan dana, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui langkah-langkah resmi berikut:
- Akses situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah tempat tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Isi nama lengkap calon penerima manfaat sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketikkan kode verifikasi (captcha) yang muncul pada layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan informasi status penerima, periode bantuan, dan saluran pencairannya.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pencairan BLT. Seluruh proses verifikasi dan pencairan bantuan ini dilakukan secara transparan tanpa dipungut biaya apa pun.





