oleh

Dampak Negatif Sering Suntik Jerawat, Hati-hati!

PortalMadura.Com – Keluhan umum banyak orang terkait dengan masalah kulit salah satunya yaitu jerawat. Mengalaminya tentu membuat setiap orang, baik pria atau pun wanita merasa jengkel dan kesal. Apalagi jerawat yang muncul tidak kunjung sembuh.

Bukan hanya bisa mengurangi percaya diri dalam berpenampilan. Jerawat kerap menimbulkan rasa sakit yang mendera bagi penderitanya. Nah, saat Anda merasa putus asa mencari cara menghilangkan jerawat, maka sudah saatnya mencari jalan lain.

Solusi yang mungkin belum pernah Anda coba yaitu suntikan kortikosteroid atau acne shot. Teknik menghilangkan jerawat ini sekarang sedang digandrungi oleh sebagian orang. Biasanya, ini dikenal juga dengan sebutan injeksi kortikosteroid intralesi.

Dilansir PortalMadura.Com, Sabtu (24/8/2019) dari laman Hellosehat.com, sebenarnya suntikan ini digunakan untuk mengobati benjolan besar pada kulit.

Selain untuk mengecilkan benjolan, suntikan kortikosteroid juga digunakan sebagai perawatan kulit berjerawat sehingga disebut dengan suntik jerawat.

Sebagaimana menurut American Academy of Dermatology, suntikan kortikosteroid dapat meratakan benjolan pada kulit dalam waktu 48-72 jam. Meskipun tidak hilang sepenuhnya, jerawat yang membengkak dapat menyusut, rasa sakit dan kemerahannya pun dapat berkurang. Dalam waktu seminggu, jerawat biasanya akan hilang.

Hasil suntikan ini mungkin cukup memuaskan bagi sebagian besar orang dengan kulit berjerawat. Namun, bukan berarti prosedur ini bisa dilakukan sesuka hati. Pasalnya, keseringan suntik jerawat ternyata dapat merusak jaringan kulit.

Dampak Suntik Jerawat

Jadi, meskipun suntikan kortikosteroid dikenal ampuh mengatasi benjolan jerawat, ada dampak yang ditimbulkan jika Anda keseringan melakukannya.

Hal ini terjadi karena berlebihnya kortikosteroid yang masuk ke kulit. Akibatnya, area kulit yang disuntikkan mendapatkan tekanan berlebihan sehingga kulit terlihat seperti berlubang (bopeng).

Pada akhirnya kondisi ini memang dapat kembali pulih, tetapi akan memakan waktu lama, sekitar 6 bulan setelah suntikan terakhir. Selain bopeng, keseringan suntik jerawat juga dapat menimbulkan perubahan pada warna kulit, seperti bercak putih (hipopigmentasi).

Loading...

Biasanya, kejadian ini sudah umum terjadi pada seseorang dengan warna kulit gelap. Sama seperti bopeng, bercak juga akan memudar dalam beberapa waktu.

Lantas, harus bagaimana jika melakukan suntik jerawat?.

Pertimbangan Melakukan Suntik Jerawat

Anda boleh-boleh saja suntik jerawat, hanya saja jangan keseringan. Perlu Anda ketahui, suntik kortikosteroid memang bisa membantu jerawat lebih cepat menghilang, tapi metode ini tidak dapat menghentikan pembentukan jerawat di wajah.

Oleh karena itu, dibanding bergantung pada suntik jerawat, akan lebih baik jika Anda merawat kebersihan kulit Anda setiap hari dan menggunakan obat sesuai dengan yang diresepkan dokter.

Biasanya, dokter akan merekomendasikan asam salisilat, retinoid topikal, atau isotretinoin sesuai dengan keparahan jerawat yang Anda alami.

Baca Juga : 3 Mitos Cara Hilangkan Jerawat yang Terbukti Salah Besar

Supaya tidak keseringan, Anda tentu perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan apakah akan suntik jerawat atau tidak. Beberapa hal yang membuat Anda mungkin lebih baik suntik jerawat, antara lain:

– Jerawat meradang selama berbulan-bulan dan sulit diobati.
– Jerawat berukuran cukup besar, bengkak, dan menyakitkan.
– Anda harus menghadiri acara penting sehingga membutuhkan suntikan jerawat agar penampilan lebih baik.

Kemudian, jangan lupa untuk mencatat kapan saja Anda melakukan suntik jerawat. Jelaskan kapan terakhir Anda melakukan penyuntikan tersebut sebelum melakukannya lagi.

Karena, keseringan suntik jerawat jelas berdampak tidak baik. Itu sebabnya, Anda perlu tahu aturan berikut untuk mendukung perawatan dokter dalam mengatasi kulit berjerawat, seperti:

– Hindari menyentuh wajah dengan tangan. Selain memencet, menyentuh wajah dengan tangan yang belum tentu bersih bisa memperparah jerawat.

– Redakan rasa sakit dari jerawat dengan menggunakan es batu. Caranya, bungkus es batu dengan tisu atau handuk lembut kemudian tempelkan pada jerawat yang meradang. Suhu dingin es bisa membantu mengurangi rasa nyeri sekaligus pembengkakan pada wajah.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : hellosehat.com

Komentar