Guys, Kenali 5 Ciri Ban Mobil Anda Harus Cepat Diganti

  • Bagikan
ganti ban mobil
lustrasi

PortalMadura.Com – Keberadaan ban merupakan salah satu komponen kendaraan yang harus selalu diperhatikan keberadaaanya. Sebab, ban merupakan satu-satunya bagian yang kontak langsung dengan permukaan jalan. Sehingga, keberadaannya sangat penting.

Meski demikian, tak sedikit orang yang masih meremehkan fungsi ban. Seperti, tekanan angin ban, sampai kondisi secara fisik yang seringkali tidak diperhatikan. Padahal bila hal tersebut tidak diperhatikan, dampaknya akan sangat fatal. Perlu Anda ketahui, kecelakaan sering terjadi akibat pecah ban atau kondisi yang sudah aus.

Karena itu rajinlah memperhatikan kondisi ban dan rutinlah mengganti ban mobil Anda, agar perjalanan aman dan lancar. Berikut beberapa ciri ban mobil yang sudah harus diganti dengan yang baru.

Kembang Ban Menipis
Ban yang sudah botak atau aus sangat memengaruhi pengendalian dan pengereman. Sangat berbahaya bila dipacu kencang dan menemui jalanan licin bila hujan. Grip ban sudah pasti jauh berkurang dan mobil mudah melintir. Perhatikan kembangan ban, bila terlihat tebal dan utuh, masih terbilang aman.

Jika terlihat pudar atau botak, sudah semestinya diganti demi keselamatan sepanjang perjalanan. Ada alat khusus untuk mengukur ketebalan ban. Bila tidak punya, periksakan saja ke bengkel khusus ban terdekat.

Perhatikan Tanda TWI Ban
TWI ialah singkatan dari Tread Wear Indicator. Bentuknya berupa simbol segitiga yang terletak di batas terbawah kembangan ban dan tonjolan karet di sela kembangan ban. Jika bagian tersebut sudah menyentuh aspal dan mulai terkikis, berarti ban semakin menipis dan sudah waktunya dipensiunkan atau di ganti lebih tepatnya. Kondisi ini tidak bisa ditawar lagi demi keselamatan di jalan.

Retakan di Kembangan atau Dinding Ban
Retakan di kembangan dan dinding ban, tidak hanya terjadi di ban yang sudah botak saja. Bisa jadi kualitas ban jelek atau pengaruh cuaca. Jangan dibiarkan, karena mungkin saja menyebabkan kebocoran dan bisa meletus sewaktu-waktu. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, lebih baik segera mengganti ban baru.

Perhatikan Usia Ban
Tahukah Anda ban mempunyai usia pakai lho. Tidak serta merta mobil yang jarang jalan selama bertahun-tahun, tak perlu mengganti ban karena masih tebal.

Kondisi karet tentunya mengalami penurunan. Umumnya, pihak produsen merekomendasikan pemakaian ban selama 6 sampai 10 tahun. Jika mobil rutin digunakan dalam pemakaian normal, jarak tempuh maksimal biasanya mencapai 40 ribu km.

Benjolan di Ban
Seiring pemakaian, bagian luar dan dalam ban semakin lemah. Meski tidak pasti terjadi, ban bisa timbul benjolan di area kembangan atau dinding. Ibarat pembuluh darah manusia pecah, hal serupa juga terjadi di ban. Penyebab ban benjol bisa dari pengisian angin yang terlalu berlebihan dan sering menghajar lubang. Ban yang sudah tua juga bisa mengalami perubahan bentuk. Jika terus dibiarkan, benjol bisa terjadi di tapak dan dinding. Ban yang benjol dapat dirasakan dari getaran atau terasa goyang saat mobil berjalan.

Itulah beberapa ciri yang perlu Anda perhatikan pada ban mobil Anda agar perjalanan Anda makin nyaman. Semoga bermanfaat. (liputan6.com/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.