PortalMadura.com – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari Kamis, 4 Juni 2026.
Penurunan ini membawa harga perak murni Antam menjadi Rp 48.600 per gram, setelah merosot Rp 1.150 dari harga sebelumnya.
Data terbaru yang dirilis oleh laman resmi Logam Mulia menunjukkan bahwa pergerakan ini mengikuti tren penurunan Harga emas Antam pada hari yang sama.
Pada Rabu, 3 Juni 2026, harga perak Antam sempat berada di level Rp 49.750 per gram, setelah sebelumnya naik Rp 100.
Penurunan harga ini tentu menjadi perhatian serius bagi para investor dan pelaku pasar komoditas di Indonesia.
Dinamika Harga dan Faktor Pemicu Penurunan
Langkah penurunan harga perak Antam hari ini sejalan dengan pergerakan harga emas Antam yang juga terkoreksi tajam.
Harga emas Antam tercatat turun Rp 15.000 menjadi Rp 2,759 juta per gram pada Kamis ini.
Korelasi antara harga emas dan perak di pasar domestik seringkali menjadi indikator kuat bagi pergerakan salah satunya.
Meskipun demikian, situasi di pasar global justru menunjukkan tren yang berbeda untuk komoditas perak.
Harga perak spot global justru tercatat naik sebesar 0,8% menjadi US$ 73,26 per ons troi pada periode yang sama.
Divergensi antara pasar domestik dan global ini menyoroti kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi harga logam mulia.
Perbedaan ini dapat disebabkan oleh berbagai sentimen pasar, kebijakan moneter domestik, atau fluktuasi nilai tukar Rupiah.
Investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor makroekonomi ini saat mengambil keputusan investasi.
Perak Antam Sebagai Pilihan Investasi
Perak telah lama dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang menarik, seringkali disebut sebagai ‘emas rakyat’ karena harganya yang lebih terjangkau.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyediakan berbagai produk perak murni yang dapat menjadi pilihan investasi diversifikasi.
Produk perak Antam umumnya memiliki kadar kemurnian 99,9% dan bersertifikat, menjamin keasliannya.
Ketersediaan dalam berbagai gramasi memudahkan investor untuk menyesuaikan dengan kemampuan finansial mereka.
Sebagai logam industri, perak juga memiliki permintaan yang stabil dari sektor teknologi dan manufaktur, menambah daya tariknya.
Pilihan Produk Perak Antam dan Harga Terperinci
Antam menawarkan beragam pilihan perak batangan yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Untuk perak batangan murni 1 gram, harganya pada Kamis, 4 Juni 2026, adalah Rp 48.600.
Investor dapat memilih ukuran yang lebih besar seperti perak batangan 250 gram.
Harga untuk perak batangan 250 gram adalah Rp 12.550.000, dengan penambahan PPN 11 persen menjadi Rp 13.930.500.
Selain itu, Antam juga menyediakan perak batangan 500 gram seharga Rp 24.300.000, yang setelah dikenakan PPN 11 persen menjadi Rp 26.973.000.
Antam juga menawarkan produk perak heritage yang memiliki desain dan berat khusus.
Perak batangan heritage 31,1 gram dibanderol Rp 2.059.263, dan dengan PPN 11 persen, harganya menjadi Rp 2.285.782.
Pilihan lainnya adalah perak batangan heritage 186,6 gram dengan harga Rp 11.234.056, dan setelah PPN 11 persen, harganya mencapai Rp 12.469.802.
Berbagai ukuran ini memberikan fleksibilitas bagi investor dengan skala investasi yang berbeda.
Perbandingan Harga Historis dan Prospek Kedepan
Melihat ke belakang, harga perak Antam pernah mencapai rekor tertinggi pada akhir Januari 2026.
Tepatnya pada Kamis, 29 Januari 2026, harga perak Antam sempat menyentuh angka Rp 74.000 per gram.
Harga saat ini yang berada di bawah Rp 50.000 per gram menunjukkan adanya koreksi yang signifikan dari puncaknya.
Investor yang mempertimbangkan pembelian mungkin melihat penurunan ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi aset.
Namun, penting untuk melakukan riset mendalam dan memahami sentimen pasar terkini sebelum membuat keputusan.
Fluktuasi harga akan selalu menjadi bagian inheren dari pasar komoditas.
Pemantauan rutin terhadap pergerakan harga emas, perak global, dan kebijakan ekonomi menjadi kunci.
Keputusan investasi yang bijak selalu didasari pada informasi yang akurat dan analisis yang matang.
Dengan demikian, investor dapat mengoptimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko yang mungkin timbul.





