PortalMadura.com – Harga perak Antam pada hari ini, Senin, 1 Juni 2026, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp 49.950 per gram, menarik perhatian para investor dan pelaku pasar logam mulia di seluruh Indonesia.
Kenaikan ini terjadi setelah perak Antam sempat mencatatkan penurunan pada hari sebelumnya, menunjukkan volatilitas pasar yang patut dicermati.
Untuk perak murni dengan ukuran 250 gram, harga dasar yang ditetapkan oleh Antam adalah sekitar Rp 12,887 juta.
Sementara itu, bagi investor yang berminat pada ukuran lebih besar, perak Antam ukuran 500 gram dipasarkan dengan harga dasar Rp 24,975 juta.
Meskipun mengalami penguatan hari ini, harga perak saat ini sedikit di bawah posisi puncak yang sempat dicapai pada Jumat, 29 Mei 2026, ketika melonjak Rp 900 hingga menyentuh level Rp 50.050 per gram.
Secara global, harga perak juga menunjukkan tren positif, di mana pada 31 Mei 2026, perak global naik menjadi 75,42 USD per troy ounce, meningkat 0,23% dari hari sebelumnya.
Dalam sebulan terakhir, harga perak global tercatat naik 0,35%, dan mengesankan, telah melonjak 116,98% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara historis, perak dunia bahkan pernah mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 121,64 USD per troy ounce pada Januari 2026, menyoroti potensi apresiasi jangka panjang.
Fluktuasi harga perak ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan geopolitik global yang dinamis.
Pelaku pasar terus mencermati perkembangan ekonomi internasional, terutama pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang memiliki korelasi terbalik dengan harga logam mulia.
Data ekonomi Amerika Serikat yang melemah, seperti revisi turun pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal I 2026 menjadi 1,6% dari estimasi 2%, juga turut mendorong kenaikan harga perak global.
Selain itu, inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS untuk bulan April yang dilaporkan naik 3,8% secara tahunan, mengindikasikan tekanan harga yang berlanjut.
Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, meskipun terjadi perlambatan ekonomi.
Permintaan industri terhadap perak juga menjadi pendorong penting, terutama dari sektor teknologi dan energi surya, di mana perak merupakan komponen vital.
Konflik geopolitik, seperti ketegangan di Timur Tengah dan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko, turut menyumbang volatilitas pasar perak.
Perak sering dianggap sebagai aset safe haven, yang permintaannya cenderung meningkat saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan politik global.
Meskipun demikian, meredanya kecemasan investor terhadap risiko resesi global dapat menyebabkan berkurangnya kepemilikan pada aset safe haven ini.
Volatilitas pasar perak juga dijelaskan oleh likuiditas pasar yang terbatas, yang dapat memperbesar pergerakan harga dalam waktu singkat.
Rasio emas terhadap perak saat ini berada di level 59,43 poin, memberikan indikasi relatif mengenai valuasi kedua logam mulia tersebut.
Para analis terus memproyeksikan pergerakan harga perak ke depan, dengan beberapa memperkirakan perak akan diperdagangkan di sekitar 76,56 USD per troy ounce pada akhir kuartal ini.
Bahkan, dalam 12 bulan mendatang, perak diproyeksikan dapat mencapai 91,78 USD per troy ounce.
Namun, Bank of America (BofA) memprediksi bahwa meskipun harga perak bisa menyentuh US$100 per troy ounce dalam beberapa bulan mendatang, level tersebut mungkin tidak akan bertahan lama.
BofA memperkirakan perak akan kembali diperdagangkan di sekitar US$75 per troy ounce pada kuartal II 2027, menggarisbawahi tantangan permintaan fundamental jangka panjang.
Perak Antam tetap menjadi pilihan investasi yang menarik dan menjanjikan, terutama sebagai alternatif saat harga emas menunjukkan lonjakan.
Keberadaan berbagai produk perak yang ditawarkan Antam memberikan fleksibilitas bagi para investor untuk menyesuaikan pilihan mereka dengan kebutuhan dan tujuan investasi.
Dengan demikian, para investor disarankan untuk terus memantau dinamika pasar dan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi nilai investasi perak mereka.





