PortalMadura.com – Harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, menembus angka Rp 49.800 per gram.
Kenaikan ini tercatat sebesar Rp 1.150 dari posisi sebelumnya, memberikan angin segar bagi para investor dan pengamat pasar komoditas.
Berdasarkan data resmi yang dikutip dari Logammulia.com oleh Liputan6.com, harga perak Antam kemarin, Rabu 20 Mei 2026, berada di level Rp 48.650 per gram.
Lonjakan harga perak di pasar domestik ini sejalan dengan penguatan harga perak global yang terpantau pada periode yang sama.
Perak dunia tercatat naik menjadi 75,77 USD/t.oz pada 20 Mei 2026, meningkat 2,85% dari hari sebelumnya.
Penguatan harga perak global didorong oleh berbagai sentimen pasar, termasuk harapan akan resolusi konflik Amerika Serikat-Iran yang berpotensi meredakan kekhawatiran inflasi.
Presiden Donald Trump sendiri mengisyaratkan bahwa konflik dengan Iran dapat berakhir “sangat cepat,” sementara Wakil Presiden JD Vance menyoroti kemajuan dalam pembicaraan.
Namun, para pelaku pasar juga terus memantau laju inflasi AS yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Meski harga perak dunia menunjukkan penurunan 1,09% dalam sebulan terakhir, nilainya masih 126,50% lebih tinggi dibandingkan setahun yang lalu, menurut data Trading Economics.
Perkiraan analis menunjukkan bahwa harga perak global dapat mencapai 77,62 USD/t.oz pada akhir kuartal ini dan diperkirakan akan diperdagangkan pada 91,90 USD dalam 12 bulan mendatang.





