PortalMadura.com – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tipis pada Sabtu, 30 Mei 2026, mencerminkan volatilitas pasar logam mulia.
Penurunan ini terjadi setelah perak Antam menguat signifikan pada perdagangan sehari sebelumnya.
Melansir data resmi Logammulia.com, harga perak Antam hari ini ditetapkan sebesar Rp 49.750 per gram.
Angka tersebut menunjukkan koreksi sebesar Rp 300 dibandingkan harga pada Jumat, 29 Mei 2026, yang berada di level Rp 50.050 per gram.
Investor dan masyarakat yang memantau harga perak perlu memperhatikan dinamika pasar yang terus berubah.
Selain perak batangan per gram, Antam juga menawarkan produk perak batangan dengan berbagai denominasi.
Perak batangan 250 gram Antam pada 30 Mei 2026, misalnya, dibanderol Rp 12.962.500.
Sementara itu, perak batangan 500 gram ditawarkan dengan harga Rp 25.000.000.
Produk perak Antam lainnya seperti perak butiran murni 99,95% juga tersedia, melengkapi pilihan bagi para investor.
Penurunan harga perak Antam hari ini terjadi di tengah pergerakan harga perak dunia yang juga menunjukkan sedikit pelemahan.
Meskipun demikian, perak dunia masih berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan yang positif.
Dinamika Harga Perak Global dan Faktor Pengaruh
Harga perak global terpantau turun 0,46% menjadi US$ 75,24 per troy ounce pada 29 Mei 2026.
Komoditas logam putih ini sempat menyentuh US$ 76 per troy ounce pada hari Jumat sebelumnya.
Secara keseluruhan, harga perak dunia diperkirakan akan mencatat kenaikan bulanan lebih dari 3%.
Kinerja bulanan ini menunjukkan ketahanan perak meskipun ada fluktuasi harian.
Selama sebulan terakhir, harga perak global telah naik 2,19%, dan bahkan melonjak 128,08% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan signifikan ini menggarisbawahi daya tarik perak sebagai aset investasi jangka panjang.
Optimisme Gencatan Senjata dan Inflasi yang Persisten
Salah satu sentimen utama yang mendukung harga perak dunia adalah laporan mengenai potensi perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan ini menyebutkan kemungkinan perpanjangan gencatan senjata sementara selama 60 hari yang sedang menunggu persetujuan Presiden Trump.
Optimisme ini sedikit meredakan kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka panjang.
Namun, gangguan pada pengiriman dan infrastruktur energi dapat membuat harga minyak tetap tinggi, sehingga Federal Reserve mempertahankan sikap hati-hati.
Data inflasi AS bulan ini menunjukkan kenaikan tercepat dalam tiga tahun pada bulan April.
Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga tahun 2027.
Sikap The Fed ini dapat menekan harga logam mulia karena meningkatkan daya tarik aset berpendapatan tetap.
Revisi Proyeksi Suplai Perak
UBS baru-baru ini merevisi turun proyeksi defisit pasokan peraknya.
Proyeksi defisit kini berada di kisaran 60-70 juta ons, turun signifikan dari perkiraan sebelumnya 300 juta ons.
Selain itu, UBS juga memangkas proyeksi permintaan investasi tahun penuh menjadi 300 juta ons dari lebih dari 400 juta ons.
Revisi ini menunjukkan perubahan dalam dinamika penawaran dan permintaan global.
Meskipun demikian, perak tetap menjadi logam mulia yang banyak diperdagangkan dengan aplikasi industri dan investasi yang luas.
Prospek dan Historis Harga Perak
Secara historis, perak pernah mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 121,64 pada Januari 2026.
Angka ini menunjukkan potensi lonjakan harga yang luar biasa dalam kondisi pasar tertentu.
Menurut model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis, perak diperkirakan akan diperdagangkan pada US$ 76,96 per troy ounce pada akhir kuartal ini.
Dalam jangka waktu 12 bulan ke depan, Trading Economics memproyeksikan harga perak dapat mencapai US$ 91,80 per troy ounce.
Proyeksi ini memberikan gambaran optimis bagi para investor perak.
Perak merupakan logam mulia yang sangat volatil, dengan harganya mudah berubah karena spekulasi serta penawaran dan permintaan pasar.
Sebagai komoditas, perak memiliki peran ganda; sebagai penyimpan nilai dan bahan baku industri.
Permintaan industri dari sektor elektronik dan energi terbarukan terus menjadi pendorong penting bagi harga perak.
Fluktuasi harga perak Antam dan global hari ini menunjukkan kompleksitas pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik.
Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca Juga:





