Hari ke-3, Pemilik Kapal Tenggelam Berharap Tiga Korban Hilang Cepat Ditemukan

Avatar of PortalMadura.com
Hari ke-3, Pemilik Kapal Tenggelam Berharap Tiga Korban Hilang Cepat Ditemukan
Petugas gabungan dan Basarnas melakukan pencarian hari ketiga atas korban KM Berhasil II yang tenggelam diterjang ombank 3 meter di perairan Sumenep (Istimewa)

PortalMadura.Com, Sumenep – Pencarian korban KM Berhasil II yang tenggalam di perairan Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Jawa Timur, memasuki hari ketiga, Rabu (17/2/2021).

Dari 17 anak buah kapal (ABK) KM Berhasil II, 14 orang selamat dan 3 ABK masih hilang. Proses pencarian dilakukan tim gabungan dibantu Basarnas dengan menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Antasena, merupakan kapal canggih.

Pemilik KM Berhasil II, H. Syaiful, warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep, berharap tiga korban yang masih hilang tersebut cepat ditemukan.

“Keluarga korban sudah pasrah dengan musibah ini, tapi inginnya korban cepat ditemukan. Apapun kondisinya,” kata H. Syaiful, pada PortalMadura.Com, Rabu (17/2/2021).

Tiga korban hilang, yakni Harun dan Juma’awam, keduanya warga Desa Lobuk, serta P. Endin, warga Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga : Korban Diprediksi di Dasar Laut, Terlilit Jaring Ikan di Kapal Tenggelam

Sebelumnya, KM Berhasil II, milik H. Syaiful, warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengalami kecelakaan laut akibat cuaca buruk.

Baca Juga:  Wings Air dan Citilink Hentikan Penerbangan dari Bandara Trunojoyo Sumenep

Kapal yang membawa 17 Anak Buah Kapal (ABK) itu berangkat dari Pelabuhan Desa Lobuk, pada hari Minggu (14/2/2021) pukul 15.00 WIB menuju Tenggara Pulau Gilingan, Giliraja, Kecamatan Giligenting.

Di tengah perjalanan, kapal tersebut mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk dan mengakibatkan 17 ABK jatuh ke laut. Pada pukul 03.00 WIB, Senin (15/2/2021) kabar kapal tenggelam sudah sampai ke pemilik kapal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.