oleh

Hati-hati! Kenali Bahayanya Hydroplaning saat Musim Hujan

PortalMadura.Com – Musim hujan pasti akan terus menyapa masyarakat Indonesia selama siklus alam masih berjalan dengan baik. Nah, di musim hujan seperti sekarang ini tentu tidak bisa dielakkan lagi jalanan aspal yang dilalui penuh dengan genangan air.

Sehingga dampak dari berkendara di kondisi jalan yang seperti itu adalah Hydroplaning. Apa itu?. Hydroplaning atau aquaplaning merupakan salah satu kondisi ban yang kehilangan penapakan pada permukaan jalanan. Kondisi seperti ini tentu menyebabkan permukaan ban tidak lagi mencengkram aspal yang terlapis air sehingga menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan.

“Ada permukaan air yang berada di antara permukaan jalan dan roda yang bergerak,” jelas Instruktur Rifat Drive Labs, Erreza Hardian, seperti yang dikutip dari laman Detikcom, Jumat (17/1/2020).

Adapun efek hydroplaning adalah terjadinya oversteer. Oversteer ini lebih memiliki risiko yang berbahaya karena dapat membuat kendaraan keluar dari jalur dan menabrak. Sementara itu, understeer dapat diakali dengan menurunkan kecepatan saja.

Baca Juga: Hati-hati, Begini Cara Atur Jarak Aman Pengereman Ketika Hujan

“Ketika oversteer maka ini akan lebih fatal. Bagian belakang tidak terkendali akan sangat sulit untuk meng-cover-nya. Kalau understeer dengan kurangi kecepatan saja bisa ter-cover dan ter-counter dengan mudah,” paparnya.

Maka dari itu, bagi pengguna sepeda motor yang mana membutuhkan keseimbangan disarankan mengurangi aktivitas berkendaranya jika kurang berpengalaman. Jika perlu untuk mengendarai sepeda motor, usahakan dalam kecepatan yang mudah dikendalikan.

“Ketika mulai hujan atau banjir sebaiknya pemotor berhenti karena pasti keseimbangan terganggu,” tambahnya.

Kendati demikian, baik motor maupun mobil keduanya tidak mendapat jaminan bisa terhindar dari hydroplaning jika terjadi hujan dan melebihi batas kemampuan cengkraman ban. “Mobil atau motor akan mudah melintir karena hydroplaning, makanya sangat-sangat bahaya,” pungkasnya.

Rewriter : Salimah
Sumber : detik.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar