oleh

Ini Alasan Minyak Rem Harus Diganti Secara Berkala

PortalMadura.Com – Pemilik kendaraan mungkin pernah bertanya-tanya, sebenarnya apa kegunaan minyak rem?. Perlu diketahui, bahwa cairan rem berfungsi untuk menyalurkan tekanan dari master rem menuju kaliper di roda.

“Minyak rem adalah cairan fluida dalam sistem hidrolik yang bertugas untuk menyalurkan tekanan dari master rem menuju kaliper di roda,” ujar Chief Mechanic Autochem Racing, Taqwa Suryo Saswono, melansir dari laman detik.com, Minggu (4/8/2019).

Selain itu, minyak rem juga merupakan komponen pengontrol kecepatan, sehingga bagian ini penting untuk diganti dalam periode tertentu. Komponen ini pula yang bekerja agar laju kendaraan melambat. Nah, Dikarenakan rem bekerja pada suhu panas, minyak rem yang titik didihnya tinggi adalah yang terbaik.

Karena itu, komponen yang satu ini penting diperhatikan. Pasalnya, kampas rem yang bekerja pada suhu tinggi akan kesulitan menurunkan temperaturnya jika cairan rem sendiri lebih cepat panas. Bila rem mengalami kepanasan dalam waktu lama, maka kampas rem akan cepat aus dan penggantian pun tidak dapat dihindari.

Loading...

Baca Juga: Hati-hati, Hal Ini Akan Terjadi Bila Minyak Rem Kendaraan Tak Pernah Diganti

Titik didih tersebut dapat berkurang jika minyak rem sudah mengandung mineral sebesar 3 persen. Kandungan mineral itu bisa didapat dari udara dikarenakan sifat hidorskopisnya.

“Sebaiknya minyak rem itu digunakan sekali pakai. Sekali segelnya dibuka jangan pernah digunakan lagi karena sudah dipastikan ada kandungan mineral yang mengkontaminasi,” ujar Taqwa.

Taqwa menyarankan, untuk mengganti minyak rem setiap 20 ribu km pada mobil dan 10 ribu km pada motor atau satu tahun penggunaan. “Ini mana yang tercapai lebih dulu,” tutupnya.


Rewriter : Salimah
Sumber : detik.com

Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...

Komentar