PortalMadura.com

Mahasiswa PENS Kembangkan Teknologi Keamanan Ruangan Berbasis Android

  • Rabu, 15 Juni 2016 | 19:25
Mahasiswa PENS Kembangkan Teknologi Keamanan Ruangan Berbasis Android

PortalMadura.Com – Keamanan adalah suatu keadaan dimana kita terbebas dari segala hal yang dapat mengakibatkan kehilangan atau kerugian asset. Keamanan ruangan-ruangan yang sensitif seperti gudang stasioneri, ruangan IT, laboratorium, dan lainnya semakin dibutuhkan oleh berbagai organisasi maupun instansi.

Hampir semua kantor atau perusahaan kini telah memberikan porsi yang semakin besar untuk pemastian keamanan. Sistem keamanan konvensional dengan menggandakan kunci sesuai jumlah penghuni ruang dirasa kurang efektif dan efisien karena masih rawan terhadap sabotase dari pihak luar yang tidak terdeteksi

Penggunaan teknologi kendali akses di perusahaan-perusahaan kini lazim menggunakan kartu magnetik gesek atau RFID (Radio Frequency Identification) dan atau fingerprint. Namun, teknologi RFID masih layaknya kunci biasa dalam bentuk kartu gesek dengan identitas tertentu.

Selain mahal dalam pengadaannya, teknologi ini rawan terhadap gangguan sistem akibat frekuensi lain yang dipancarkan oleh gadget di sekitar yang tidak diperuntukkan untuk RFID, sehingga chip akan merespon frekuensi tersebut.

Kelemahan yang paling berbahaya dari RFID ini adalah kartu dapat dengan mudah diduplikasi dengan bantuan alat RFID reader untuk mengetahui identitas pengguna.

Hari Jadi Sumenep

Teknologi fingerprint memiliki lebih banyak kelemahan daripada RFID. Fingerprint memiliki kinerja mesin pemindai yang kurang maksimal dan sering terjadi kesalahan dalam proses identifikasi.

Permasalahan yang sering muncul adalah sistem sensor tidak bisa mendeteksi jari yang basah, terlalu kering, terkelupas, kotor atau tertutup tinta. Selain itu fingerprint membutuhkan perawatan yang rutin agar scanner selalu bersih untuk mencegah terjadinya kesalahan identifikasi.

Berkaca dari permasalahan teknologi yang ada saat ini, sejumlah mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang tergabung dalam Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta yang didanai DIKTI menciptakan terobosan teknologi modern alternatif yaitu aplikasi bernama Smart Door Lock.

Tim ini terdiri dari empat mahasiswa yaitu Annisa Trisnani (Teknik Telekomunikasi) sebagai ketua tim, Balighani Fathulbarry (Teknik Infromatika), Heri Santoso (Sistem Pembangkit Energi) dan Ilham Mandala Putra (Teknik Elektronika).

Sistem yang diciptakan Tim bimbingan dosen Ferry Astika Saputra ini terdiri dari perangkat keras berupapengunci pintu elektronik yang dapat dikontrol dengan aplikasismartphone Android. Aplikasi ini bekerja dengan memanfaatkan fitur bluetooth pada smartphone yang dikomunikasikan dengan modul bluetooth pada pengunci pintu elektronik.

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional