oleh

Memasuki Bulan Maulid, Harga Daging Ayam dan Telur di Sumenep Mulai Naik

PortalMadura.Com, Sumenep – Memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, harga komoditas daging ayam dan telur di pasar tradisional Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai merangkak naik. Untuk harga daging ayam broiler semula Rp 30 ribu per kg, naik menjadi Rp 32 ribu dan telur ayam petelur semula Rp 22 ribu per kg, menjadi Rp 23 ribu per kg.

“Selain daging ayam dan telur, harga cabai nerah besar juga naik, dari Rp 23 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg. Kenaikan harga sejumlah komoditas itu diduga lantaran saat ini sudah memasuki bulan Maulid dan banyak warga Sumenep yang merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Jadi permintaan daging ayam dan telur semakin meningkat,” kata Kabid Perdagangan, Disperindag Sumenep, Sukaris, Selasa (28/11/2017).

Menurutnya, sejumlah komoditas lainnya terpantau stabil, seperti beras jenis Ir 64 Rp 9.700 per kg, ir desa Rp 9.400, gula pasir dalam negeri Rp 11.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu, daging ayam kampung Rp 75 ribu, dan telur ayam kampung Rp 38.400 per kg.

“Bawang merah turun Rp 2 ribu per kg, semula Rp 24 ribu menjadi Rp 22 ribu per kg, cabai kecil biasa tetap yakni Rp 15 ribu, bawang putih Rp 20 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kol/kubis Rp 6 ribu, kentang Rp 13 ribu, tomat Rp 10 ribu, wortel Rp 13 ribu, buncis Rp 10 ribu dan kelapa Rp 6 ribu per buah,” paparnya.

Disperindag setempat melakukan pemantauan pergerakan harga komoditas di dua pasar tradisional yang ada di Kecamatan Kota Sumenep yakni Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal. Pergerakan harga kebutuhan bahan pokok itu sengaja dipantau untuk diberi tahukan kepada masyarakat setempat.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga komoditas di pasaran,” tukasnya. (Arifin/Putri)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.