oleh

OKI Tolak Semua Resolusi Damai yang Abaikan Hak Warga Palestina

PortalMadura.Com, Mekah Arab Saudi -Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menolak semua proposal penyelesaian damai yang tidak sesuai dengan hak-hak warga Palestina.

Dalam pernyataan final yang dirilis pada Sabtu kemarin. KTT OKI yang diadakan di Mekah, Arab Saudi, mengutuk setiap keputusan ilegal dan tidak bertanggung jawab yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk keputusan Amerika Serikat baru-baru ini.

Pernyataan itu juga mengimbau negara anggota OKI untuk mengambil langkah-langkah tepat terhadap negara-negara yang mengakui kota suci itu sebagai ibu kota Israel.

KTT OKI menegaskan penolakan terhadap semua proposal resolusi perdamaian yang mengabaikan atau tidak sesuai dengan hak-hak rakyat Palestina yang sah dan tidak dapat dicabut.

Pada Desember 2017, Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah langkah yang memicu kecaman internasional, termasuk dari PBB.

Yerusalem masih menjadi jantung perselisihan Timur Tengah yang telah berlangsung puluhan Tahun, di mana warga Palestina berharap agar Yerusalem Timur – yang diduduki oleh Israel sejak 1967 – suatu hari nanti dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (3/6/2019).

KTT OKI juga meminta para pemangku kepentingan internasional agar terlibat dalam jalur politik multi-partai untuk meluncurkan proses perdamaian yang kredibel di bawah dukungan internasional.

Sejak keputusan Trump yang kontroversial untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kepemimpinan Palestina di Ramallah telah menolak semua bentuk partisipasi AS dalam penciptaan perdamaian Timur Tengah.


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar