PortalMadura.com – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) tetap menjadi tulang punggung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia pada Mei 2024.
Melalui skema pembiayaan bersubsidi pemerintah ini, UMKM dapat mengakses modal kerja dan investasi dengan bunga yang kompetitif.
Bank BRI dipercaya menyalurkan alokasi KUR terbesar, mencapai Rp165 triliun untuk tahun 2024.
Hingga akhir Agustus 2024, penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp195,6 triliun, menyisakan sekitar Rp84,4 triliun yang masih dapat diakses oleh UMKM.
Informasi mengenai tabel angsuran dan syarat pengajuan KUR BRI menjadi krusial bagi calon debitur.
Jenis-Jenis KUR BRI 2024
Bank BRI menawarkan beberapa jenis KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha pelaku UMKM.
Pemahaman akan setiap jenis KUR sangat penting sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman.
KUR Super Mikro
KUR Super Mikro ditujukan bagi pelaku usaha perorangan dengan plafon pinjaman maksimal hingga Rp10 juta.
Suku bunga yang diterapkan sangat rendah, hanya 3% efektif per tahun.
Debitur dapat memilih jangka waktu pinjaman (tenor) untuk Kredit Modal Kerja (KMK) maksimal tiga tahun, dan Kredit Investasi (KI) maksimal lima tahun.
Menariknya, jenis KUR ini tidak memiliki batasan minimal waktu pendirian usaha, namun ada syarat pendampingan atau tergabung dalam kelompok usaha jika usaha kurang dari enam bulan.
KUR Mikro
KUR Mikro menawarkan pinjaman dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga maksimal Rp50 juta per debitur.
Usaha yang diajukan harus sudah aktif berjalan minimal enam bulan.
Suku bunga untuk KUR Mikro bersifat berjenjang, dimulai dari 6% efektif per tahun untuk pinjaman pertama.
Bunga akan meningkat menjadi 7% untuk pinjaman kedua, 8% untuk ketiga, dan 9% untuk pinjaman keempat dan seterusnya.
Tenor pinjaman untuk KMK maksimal tiga tahun dan KI maksimal lima tahun.
KUR Kecil
Untuk kebutuhan modal yang lebih besar, KUR Kecil menyediakan plafon pinjaman antara Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Suku bunga yang berlaku sama dengan KUR Mikro, yaitu berjenjang mulai dari 6% hingga 9% per tahun tergantung riwayat pinjaman.
Jangka waktu pinjaman untuk KMK maksimal empat tahun, sementara KI maksimal lima tahun.
Calon debitur KUR Kecil seringkali diharuskan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
KUR TKI
KUR TKI dirancang khusus untuk membiayai keberangkatan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan.
Plafon pinjaman maksimal mencapai Rp25 juta per debitur.
Suku bunga yang dikenakan adalah 6% efektif per tahun dan bebas biaya administrasi serta provisi.
Masa pinjaman disesuaikan, maksimal tiga tahun atau sesuai dengan kontrak kerja.
Syarat Umum Pengajuan KUR BRI 2024
Untuk mengajukan KUR BRI, calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan umum yang ditetapkan.
Ini memastikan bahwa program tepat sasaran dan membantu UMKM yang produktif.
- Calon debitur adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang cakap hukum, minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.
- Usia maksimal saat pelunasan pinjaman adalah 75 tahun.
- Memiliki usaha yang jelas dan telah beroperasi secara aktif minimal enam bulan, kecuali untuk KUR Super Mikro dengan syarat tertentu.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain.
- Kredit konsumtif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan Kartu Kredit diperbolehkan.
- Dokumen administrasi meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha (IUMK, SKU, SIUP, TDP, SITU).
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diperlukan untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
- Untuk pinjaman di atas Rp100 juta, agunan tambahan mungkin diperlukan sesuai penilaian bank, seperti BPKB kendaraan atau sertifikat tanah.
Tabel Angsuran KUR BRI Mei 2024
Calon peminjam dapat menggunakan simulasi tabel angsuran untuk memperkirakan cicilan bulanan.
Sebagai contoh, untuk pinjaman KUR Mikro atau KUR Kecil dengan bunga 6% per tahun (untuk pinjaman pertama):
Simulasi Angsuran KUR BRI Rp50 Juta (Bunga 6% per tahun)
- Tenor 12 bulan: Rp4.326.337
- Tenor 24 bulan: Rp2.238.629
- Tenor 36 bulan: Rp1.543.855
- Tenor 48 bulan: Rp1.197.312
- Tenor 60 bulan: Rp990.060
Simulasi Angsuran KUR BRI Rp100 Juta (Bunga 6% per tahun)
- Tenor 12 bulan: Rp8.652.675
- Tenor 24 bulan: Rp4.477.258
- Tenor 36 bulan: Rp3.087.734
- Tenor 48 bulan: Rp2.394.616
- Tenor 60 bulan: Rp1.980.133
Angka-angka ini adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada kebijakan terbaru bank dan jenis KUR yang diajukan.
Cara Mengajukan KUR BRI 2024
Proses pengajuan KUR BRI dirancang agar mudah dan cepat bagi pelaku UMKM.
Terdapat dua metode utama yang dapat dipilih oleh calon debitur.
Pengajuan Online Melalui kur.bri.co.id
Calon debitur dapat mengakses laman resmi kur.bri.co.id untuk memulai proses pengajuan.
Pilih opsi ‘Ajukan Pinjaman’ dan login menggunakan akun yang sudah terdaftar atau buat akun baru.
Isi data diri dan data usaha secara lengkap, lalu unggah dokumen persyaratan yang diminta.
Setelah mengisi semua informasi, klik ‘Hitung Angsuran’ untuk melihat simulasi, kemudian ‘Ajukan Pinjaman’.
Proses verifikasi akan dilakukan dan informasi persetujuan pinjaman akan diberitahukan kemudian.
Pengajuan Langsung ke Kantor Cabang BRI
Alternatifnya, calon peminjam dapat mendatangi kantor cabang BRI terdekat.
Pastikan semua dokumen persyaratan sudah lengkap sebelum berkunjung.
Ambil nomor antrean dan sampaikan niat pengajuan KUR kepada petugas customer service.
Petugas akan memandu melalui seluruh prosedur pengajuan KUR BRI secara detail.
Pentingnya KUR bagi UMKM
KUR BRI merupakan inisiatif pemerintah yang krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Akses permodalan yang terjangkau memungkinkan UMKM untuk memperluas usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing.
Dengan suku bunga rendah dan persyaratan yang fleksibel, KUR BRI menjadi solusi finansial yang sangat membantu.
Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor UMKM sebagai pilar ekonomi nasional.
UMKM diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya untuk kemajuan bisnis mereka.





