oleh

Pendamping PKH Tepis Tudingan Soal Pemotongan Dana

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan Madura, Jawa Timur menepis tudingan warga tentang adanya potongan dana PKH bagi penerima.

Pendamping PKH Desa Lajing, Addurrahman menyampaikan, tudingan soal adanya potongan dana PKH adalah tidak benar dan bersifat fitnah.

Pihaknya selaku pendamping PKH tidak penah melakukan pemotongan dana PKH. “Itu tidak benar, fitnah yang sangat keji,” tegas dia, pada sejumlah wartawan, Kamis (1/8/2019).

Tudingan penerima PKH yang menyebutkan uangnya raib sebesar Rp6 juta juga benar. “Setiap kali cair itu hanya 350 ribu rupiah. Dalam satu tahun cair 4 kali. Jika dikalikan tiga tahun tidak mencapai 6 juta rupiah,” jelasnya.

Pihaknya menyebutkan, penerima PKH atas nama Nur Hayati sudah dinonaktifkan selama satu tahun karena yang menerima PKH itu bukan Nur Hayati, tapi orang lain yang sudah meninggal dunia.

“Yang menerima sudah meninggal bulan Juni kemarin. Itu dicairkan karena saya merasa kasian dan buku tabungannya sempat dinonaktifkan selama satu tahun,” dalihnya.

Loading...

Sebelumnya, penerima PKH, Nur Hayati (55) dan Satima (50), keduanya warga Desa Lajing mendatangi kantor Kejari Bangkalan. Mereka mengadukan uang PKH raib dan merasa ditipu oleh oknum pendamping PKH di wilayah setempat.

Baca Selengkapnya : 

(*)


Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar