oleh

Penyebab Kompresor AC Mobil Keluar Bunyi Ngorok

PortalMadura.Com – Selain mengganti oli mesin saat melakukan perawatan kendaraan, ada hal lain yang juga perlu Anda ganti dan ini sering terabaikan yaitu oli kompresor AC mobil.

Sebab, apabila oli tersebut tidak diperhatikan atau diganti biasanya akan membuat kompresor AC mobil Anda menjadi ngorok. Sebagaimana menurut Technical Service Departement PT Denso Sales Indonesia, Nur Indra, alasan oli kompresor AC mobil perlu diganti tidak lain karena akan membuat fungsi kompresor tidak optimal dan sering disebut ngorok.

“Biasanya, usia pakai kompresor umumnya 5.000 jam untuk kompresor AC passanger car. Saat sudah 5.000 jam atau sekitar 1,5-3 tahun wajib melakukan pengecekan, seperti overhaul check, yaitu pengecekan keseluruhan kompresor seperti medical check up untuk kompresor,” ungkapnya.

Indra juga menyatakan, ada yang perlu diperhatikan lagi agar oli kompresor AC mobil tetap bekerja optimal, yaitu pada saat penggantian dryer, oli tidak ditambah, maka hasilnya oli berkurang atau habis sama sekali.

Selain itu, ketika melakukan proses penggantian part kompresor AC, tapi tidak disertai dengan prosedur yang benar, maka jumlah oli yang ada di dalam kompresor berkurang.

“Hal tersebut bisa menyebabkan berkurangnya usia pakai kompresor karena proses pelumasan pada kompresor berkurang. Biasanya, ditandai dengan (kompresor) menimbulkan suara ngorok atau kompresor panas,” kata dia.

Oli memiliki karakteristik tertentu. Salah satunya adalah oli kompresor. Salah satu karakteristik dari oli kompresor yaitu oli kompresor ikut bersirkulasi di dalam kompresor AC.

“Artinya ketika refrigerant berbentuk gas, oli kompresor juga harus berbentuk gas. Ketika refrigerant berbentuk cair, maka oli kompresor harus berbentuk cair,” ungkap Indra.

“Ketika kembali ke kompresor, wujud oli harus berbentuk gas, kalau cair, maka kompresor bisa rusak. Ini beda dengan oli mesin yang karakteristiknya hanya pelumas aja, melumasi mesin kendaraan,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan, oli pada kompresor sangat krusial. Terutama pada takaran dan jenis atau spesifikasinya. Jika oli motor dapat dicampur minyak tanah, solar, atau bensin.

Maka untuk oli kompresor tidak. Fungsinya pun bukan melumasi, namun menjadi seperti material keras. “Nanti jadi kerikil dan bisa bikin baret dan jadi noise di kompresor. Dan itulah yang bikin kompresor menimbulkan suara ngorok,” tutupnya. (liputan6.com/Putri)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.