PortalMadura.com – Harga Bitcoin (BTC) pada hari ini diperdagangkan di sekitar Rp1.358.300.000, menghadapi sinyal teknis yang mayoritas bearish.
Kapitalisasi pasar aset kripto terbesar ini mencapai Rp27.172,15 triliun dengan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp503,04 triliun.
Analisis teknis menunjukkan bahwa BTC berada di antara level support S1 Rp1.325.406.823 dan titik pivot Rp1.345.958.702, mengindikasikan tekanan jual jangka pendek.
Indikator rata-rata bergerak juga mendukung pandangan bearish, menambah kekhawatiran di kalangan investor.
Pada platform perdagangan global, Bitcoin sempat tergelincir di bawah level dukungan kunci $75.000 baru-baru ini.
Untuk mencegah penurunan lebih lanjut menuju $60.000, Bitcoin perlu bergerak di atas $76.600 menurut beberapa analis.
Sentimen pasar secara keseluruhan menunjukkan kehati-hatian, dengan aktivitas perdagangan terbaru mencatat 57% penjualan berbanding 43% pembelian.
Arus keluar institusional dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot juga terus berlanjut, memberikan tekanan jual signifikan.
Volume transaksi on-chain Bitcoin telah menurun ke level yang terlihat mendekati titik terendah pasar bearish sebelumnya.
Metrik on-chain saat ini belum sepenuhnya mengkonfirmasi titik terendah siklus harga.
Meskipun demikian, prospek jangka panjang Bitcoin masih didukung oleh kelangkaan token dan adopsi yang berkelanjutan di pasar global.
Jaringan Bitcoin sendiri tetap kuat dengan 96% dari total suplai 21 juta BTC sudah beredar.
Investor disarankan untuk berhati-hati dalam jangka pendek mengingat momentum bearish teknis yang dominan.
Peluang akumulasi mungkin terbuka di dekat level support yang kuat, namun volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama.





