oleh

Presiden Putuskan akan Pindahkan Ibukota ke Luar Pulau Jawa

PortalMadura.Com, Jakarta – Presiden Indonesia Joko Widodo memilih untuk memindahkan Ibu kota Indonesia atau pusat Pemerintahan ke luar Pulau Jawa agar pembangunan lebih merata.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan keputusan tersebut diambil Presiden dalam rapat kabinet terbatas mengenai rencana pemindahan ibu kota di Kantor Presiden di Jakarta, Senin.

“Ini barangkali keputusan penting yang dilahirkan hari ini dan tentunya akan dilanjutkan dengan ratas berikutnya yang akan bicara lebih teknis,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa tersebut dilakukan untuk mengurangi beban dan membuat pembangunan lebih merata.

Sebab kata dia penduduk di Pulau Jawa merupakan 57 persen dari total penduduk di Indonesia atau mencapai 150 juta orang.

“Ekonomi Pulau Jawa menyumbang 58 persen dengan kepadatan tinggi, tetapi daya dukungnya terbatas. apalagi sudah begitu banyak lahan produktif pertanian yang sudah beralih fungsi menjadi wilayah perumahan dan properti,” kata dia. dilaporkan Andolu Agency, Senin (29/4/2019).

Adapun kriteria kota yang disiapkan menjadi ibu kota kata Bambang yakni kota kelas menengah yang memiliki akses mobilitas dan logistik.

Selain itu juga sebagai Negara maritim, dia mengatakan kota tersebut terletak tidak jauh dari wilayah pantai.

“Kemudian ada tingkat layanan air minum, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi yang memadai,” kata dia.

Selain itu, kata Babang, pertimbangan lainnya harus diperhatikan dari sisi sosial guna menekan potensi konflik.

“Dan juga kita harapkan Masyarakat di sekitar wilayah tersebut memiliki budaya terbuka terhadap pendatang,” kata dia.

Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency
Tirto.ID
Loading...

Komentar