Bola  

Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Generasi Emas dan Harapan Baru Siap Gebrak Amerika Utara!

Avatar of Kenzo Chandra
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Generasi Emas dan Harapan Baru Siap Gebrak Amerika Utara!
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Generasi Emas dan Harapan Baru Siap Gebrak Amerika Utara!

PortalMadura.com – Tim Nasional Belgia kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu kontestan yang patut diperhitungkan di piala dunia 2026, menyusul kepastian lolos dari kualifikasi Zona Eropa.

Dengan perpaduan apik antara sisa-sisa ‘Generasi Emas’ yang matang dan talenta-talenta muda yang menjanjikan, De Rode Duivels, julukan mereka, datang ke Amerika Utara, Meksiko, dan Kanada dengan ambisi besar untuk meraih prestasi tertinggi.

Perjalanan Kualifikasi yang Meyakinkan

Belgia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan di Grup J kualifikasi UEFA.

Mereka mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan rekor tak terkalahkan, mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan.

Salah satu penampilan paling impresif terjadi pada pertandingan terakhir di kandang, saat Belgia menghancurkan Liechtenstein dengan skor telak 7-0 pada 18 November 2025, sekaligus mengunci posisi teratas grup.

Kemenangan besar lainnya juga diraih atas Wales dengan skor 4-2 pada Oktober 2025, di mana Kevin De Bruyne mencetak hattrick yang memukau.

Ini menandai penampilan ke-15 Belgia di ajang Piala Dunia, dan keempat kalinya secara beruntun mereka berhasil lolos ke turnamen akbar ini.

Rudi Garcia: Nakhoda Baru Setan Merah

Untuk Piala Dunia 2026, kursi pelatih Timnas Belgia akan diduduki oleh Rudi Garcia, yang resmi ditunjuk pada Januari 2025.

Garcia mengambil alih posisi dari Domenico Tedesco, yang sebelumnya memimpin tim sejak Februari 2023 hingga Piala Eropa 2024.

Pelatih asal Prancis berusia 62 tahun ini diharapkan dapat menstabilkan tim dan merekayasa kebangkitan performa setelah Tedesco dipecat.

Garcia telah berhasil membawa Belgia mempertahankan status mereka di League A UEFA Nations League setelah mengalahkan Ukraina pada Maret 2025, yang menyuntikkan rasa percaya diri dalam skuad.

Filosofi kepelatihan Garcia yang memadukan pemain senior dan muda diharapkan dapat menciptakan harmoni di lapangan.

Harmoni Generasi Emas dan Bakat Muda

Skuad Belgia untuk Piala Dunia 2026 merupakan kombinasi menarik antara pengalaman dan energi baru.

Pilar Berpengalaman yang Tak Tergantikan

Beberapa nama dari ‘Generasi Emas’ Belgia yang pernah menduduki peringkat FIFA teratas masih menjadi tulang punggung tim, meskipun usia mereka telah menginjak kepala tiga.

Thibaut Courtois dari Real Madrid tetap menjadi salah satu kiper terbaik dunia, dengan lebih dari 100 penampilan untuk negaranya.

Kevin De Bruyne, gelandang kreatif dari Napoli, masih diandalkan untuk mengatur serangan dan memberikan umpan-umpan mematikan.

Romelu Lukaku, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia dengan 89 gol dari 124 penampilan, juga masih masuk dalam skuad, meskipun musim 2025-2026-nya bersama Napoli terganggu cedera.

Selain itu, Thomas Meunier dan Axel Witsel, yang kini berusia 37 tahun, juga dipanggil untuk memberikan pengalaman berharga.

Bintang Muda Bersinar Siap Menggila

Di samping para veteran, Timnas Belgia juga diperkuat oleh deretan talenta muda yang siap bersinar di panggung dunia.

Jeremy Doku, winger lincah dari Manchester City, adalah salah satu pemain muda paling menjanjikan dengan kecepatan dan kemampuan dribbling yang luar biasa.

Charles De Ketelaere, penyerang yang bersinar bersama Atalanta, diharapkan dapat melanjutkan performa apiknya di level klub ke tim nasional.

Gelandang seperti Amadou Onana dari Aston Villa dan Nicolas Raskin dari Rangers akan menambah energi serta kekuatan di lini tengah.

Pemain muda lainnya yang masuk skuad termasuk Koni De Winter (AC Milan), Senne Lammens (manchester united), Matias Fernandez-Pardo (Lille), dan Diego Moreira (Racing Strasbourg).

Tantangan dan Harapan di Grup G

Pada Piala Dunia 2026, Belgia tergabung dalam Grup G bersama Mesir, Iran, dan Selandia Baru.

Meskipun diprediksi menjadi tim terkuat di grup, Belgia tidak boleh meremehkan lawan-lawannya, terutama Mesir yang memiliki bintang seperti Mohamed Salah.

Pertandingan perdana melawan Mesir pada 15 Juni 2026 di Seattle Stadium akan menjadi kunci untuk menentukan langkah awal Belgia di turnamen ini.

Iran dan Selandia Baru juga siap memberikan perlawanan sengit, meskipun secara peringkat FIFA Belgia jauh di atas mereka.

Ambisi Menuju Puncak Dunia

Setelah mencapai peringkat ketiga pada Piala Dunia 2018, yang merupakan pencapaian terbaik mereka, Belgia bertekad untuk melangkah lebih jauh di edisi 2026.

Turnamen ini bisa menjadi ‘tarian terakhir’ bagi sisa-sisa ‘Generasi Emas’ untuk meraih gelar juara internasional yang selama ini luput.

Prediksi superkomputer Opta menempatkan Belgia di antara 11 tim teratas yang berpotensi menjadi juara, dengan peluang 2,4%.

Pelatih Rudi Garcia menyatakan bahwa timnya bukan favorit, tetapi lebih menyukai posisi sebagai kuda hitam, yang tidak menghalangi ambisi mereka untuk finis di puncak grup dan melangkah sejauh mungkin.

Dengan skuad yang seimbang antara pengalaman dan bakat muda, serta didukung oleh semangat juang yang tinggi, Timnas Belgia siap mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses