portalmadura.com – Harga emas batangan Logam Mulia (LM) Antam kemasan CertiCard kembali menjadi perhatian utama para investor di Indonesia pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Produk emas batangan cetakan PT Aneka Tambang Tbk tersebut mencatatkan harga dasar sebesar Rp2.635.000 per gram pada pembaruan data resmi pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam per gram yang telah memperhitungkan Pajak PPh 0,25% berada di level Rp2.641.588. Sementara itu, nilai buyback atau harga jual kembali dipatok sebesar Rp2.386.000 per gram, yang menghasilkan selisih jual-buyback sebesar Rp249.000.
Sebagai perbandingan pasar, platform perdagangan IndoGold mencatat harga beli emas batangan sebesar Rp2.419.396 per gram dan harga buyback Rp2.357.500 per gram pada pukul 13.20 WIB di hari yang sama. Perbedaan angka tersebut dipengaruhi oleh perbedaan basis perhitungan, mekanisme internal, serta dinamika waktu pembaruan data masing-masing penyedia layanan.
Daftar Harga Antam CertiCard Berdasarkan Pecahan
Berikut adalah rincian harga dasar dan harga setelah pajak PPh 0,25% untuk berbagai ukuran pecahan emas Antam CertiCard per Rabu, 22 Juli 2026:
| Pecahan (Gram) | Harga Dasar (Rp) | Harga + PPh 0,25% (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 | 1.367.500 | 1.370.919 |
| 1 | 2.635.000 | 2.641.588 |
| 2 | 5.210.000 | 5.223.025 |
| 3 | 7.790.000 | 7.809.475 |
| 5 | 12.950.000 | 12.982.250 |
| 10 | 25.845.000 | 25.909.613 |
| 25 | 64.487.000 | 64.648.218 |
| 50 | 128.895.000 | 129.217.238 |
| 100 | 257.712.000 | 258.356.280 |
Keamanan dan Kepraktisan Kemasan CertiCard
Penggunaan kemasan CertiCard pada produk Logam Mulia Antam menawarkan proteksi ganda bagi investor. Teknologi kemasan press blister ini menyatukan emas batangan dan sertifikat keaslian dalam satu kartu yang praktis dan tidak mudah rusak.
Selain bentuk fisik yang efisien untuk disimpan di tempat penyimpanan mandiri, CertiCard disematkan teknologi pemindaian CertiEye. Fitur ini mempermudah pembeli memverifikasi keaslian produk serta mengecek nomor seri unik secara mandiri menggunakan ponsel pintar, sehingga menekan risiko peredaran produk tiruan di masyarakat.
Inovasi Investasi Emas Digital Berbasis Blockchain
Di samping kepemilikan fisik, perkembangan teknologi finansial turut memunculkan tren instrumen baru berupa aset kripto berbasis emas, seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). Inovasi ini menyasar investor yang menginginkan akses fleksibel tanpa perlu memikirkan penyimpanan fisik.
Investasi emas digital ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi batas bawah mulai dari nominal kecil dengan skema pasar yang beroperasi secara bebas. Kendati demikian, calon investor diimbau untuk selalu memahami profil risiko instrumen, menjaga prinsip kehati-hatian, serta melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi pada aset digital.





