Kalam  

Rugi Kalau Lewat! Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Beserta Keutamaannya

Avatar of PortalMadura.com
Rugi Kalau Lewat! Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Beserta Keutamaannya
Rugi Kalau Lewat! Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Beserta Keutamaannya

Portalmadura.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada pertengahan Juni 2026, umat Muslim di Indonesia bersiap menyambut dua puasa sunah yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Dua ibadah tahunan ini menjadi momentum penting, khususnya bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Kementerian Agama Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen spiritual ini untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal salih di awal bulan Dzulhijjah.

Jadwal Pelaksanaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Berdasarkan prediksi kalender astronomi Islam tahun 2026, pelaksanaan kedua puasa sunah ini berlangsung pada beberapa hari sebelum perayaan kurban. Berikut urutan pelaksanaannya:

  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): Diperkirakan jatuh pada hari Selasa, 23 Juni 2026.
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Diperkirakan jatuh pada hari Rabu, 24 Juni 2026.

Pemerintah akan menetapkan kepastian tanggal tersebut secara resmi melalui Sidang Isbat awal bulan Dzulhijjah yang digelar oleh Kementerian Agama beberapa pekan sebelum pelaksanaan.

Baca Juga: Prediksi Harga Emas Hari Ini: Sempat Melonjak, Logam Mulia Antam Kini Ambles Rp12.000 Per Gram

Niat dan Keutamaan Ibadah

Kedua puasa ini memiliki landasan keutamaan yang besar dalam syariat Islam, terutama Puasa Arafah yang bertepatan dengan momen puncak ibadah haji, yaitu saat para jemaah sedang melakukan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi.

Umat Muslim yang ingin menjalankan ibadah ini wajib melafalkan niat di dalam hati sejak malam hari atau sebelum waktu subuh tiba. Berikut adalah panduan niat dan keutamaan masing-masing puasa:

1. Puasa Tarwiyah

Niat Puasa Tarwiyah: “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ” (Aku niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala).

Menjalankan puasa pada hari Tarwiyah diyakini dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu selama satu tahun, sekaligus menjadi bentuk persiapan jiwa sebelum memasuki hari Arafah.

2. Puasa Arafah

Niat Puasa Arafah: “Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ” (Aku niat berpuasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala).

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis sahih menegaskan bahwa Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa-dosa dua tahun sekaligus, yakni dosa pada tahun yang lalu dan dosa pada tahun yang akan datang.

Tata Cara dan Larangan

Secara umum, tata cara pelaksanaan kedua puasa sunah ini sama seperti puasa pada umumnya, yaitu menahan diri dari lapar, dahaga, serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Namun, para ulama mengingatkan satu aturan penting: kedua puasa ini hanya disunahkan bagi Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Bagi para jemaah haji yang berada di Arafah, mereka justru dianjurkan untuk tidak berpuasa agar memiliki stamina yang prima dalam melaksanakan rangkaian ibadah wukuf dan doa.

Bagi Anda yang berada di tanah air, persiapkan diri dengan baik untuk menyambut hari-hari istimewa ini. Pastikan untuk selalu memantau informasi resmi mengenai hasil sidang isbat melalui portalmadura.com untuk kepastian penanggalan kalender hijriah terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses