oleh

Satu Kecamatan Direncanakan Ada Satu Kelurahan di Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tengah menggodok perubahan status desa menjadi kelurahan pada 13 kecamatan di bumi Gerbang Salam.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Imam Hosairi mengungkapkan, perubahan status desa menjadi kelurahan itu akan diawali dari desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kota, seperti Desa Nyalabu Laok, Nyalabu Daya, Bettet, Teja Timur, Teja Barat dan Desa Jalmak.

“Desa-desa tersebut letak daerahnya dekat dengan kantor Kecamatan Kota (Pamekasan). Maksud dan tujuan dari upaya tersebut agar bisa meminimalisir hangatnya pesta demokrasi di tingkat desa,” katanya, Senin (2/12/2019).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, untuk mengubah status desa tersebut dipastikan tidak akan terganjal regulasi, karena sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan Peraturan Daerah (Perda). Tetapi untuk merealisasikan upaya itu harus ada kerja sama dari semua lapisan masyarakat.

“Karena apabila sudah jadi kelurahan maka tidak ada lagi yang namanya pemilihan calon kepala desa. Namun yang pasti upaya itu bisa terlaksana apabila desa mau diajak kerjasama,” tandasnya.

Loading...

Menurutnya, apabila perubahan status desa di daerah perkotaan sudah selesai baru akan merancang kecamatan lain, tentunya tidak lepas dari musyawarah berbagai pihak.

“Langkah awal kita memang fokus terhadap desa-desa yang di kota untuk diproses jadi kelurahan, setelah itu kami akan memanggil Camat se Pamekasan agar diajak rembuk bersama untuk membahas persiapan desa menjadi kelurahan,” urai dia.

Legislatif bersama eksekutif menginginkan satu kecamatan di Pamekasan terdapat satu kelurahan yang akan dijadikan ibu kota di kecamatan tersebut.

Baca Juga : DPRD Pamekasan Belum Tahu Serapan APBD 2019

“Jadi nantinya akan ada satu di masing-masing kecamatan yang akan dipilih untuk dilakukan perubahan menjadi keluran atau istilah lainnya setiap kecamatan ada ibu kotanya dan ibu kotanya yakni desa yang diubah menjadi kelurahan tadi itu,” tutup dia.


Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar