Sinyal Pemilu 2024? Politisi PPP dan PDI Perjuangan Sumenep Satu Panggung

Penulis: Nor FitriyahEditor: Hartono
Sinyal Pemilu 2024? Politisi PPP dan PDI Perjuangan Sumenep Satu Panggung
Kiri, Haji Zainal dan Mas Kiai

PortalMadura.Com, Sumenep – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Madura, H. Zainal Arifin, terlihat satu panggung dengan KH. Ali Fikri Warits atau yang lebih akrab disapa Mas Kiai.

Pemandangan menarik itu terlihat pada acara Malam Puncak Pekan Raya HUT ke-77 RI dan Penutupan Program KKN Instika Posko 66 di Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Selasa (23/8/2022) malam.

Pertemuan dua politisi ini menarik perhatian masyarakat. Mas Kiai yang juga Ketua DPC PPP Sumenep itu merupakan rival pasangan Achmad Fauzi-Dwi Khalifah yang diusung PDI Perjuangan Sumenep pada Pilkada 2020.

Dalam sambutan tausiahnya, Mas Kiai tidak menampik, bahwa dirinya merupakan rival H. Zainal Arifin dalam Pilkada 2020. Tapi ia juga menegaskan, bahwa kontestasi dalam politik merupakan ikhtiar setiap orang untuk berkhidmat pada masyarakat.

“Saya tadi diingatkan, ajunan ka’dhinto sareng (sampeyan dengan, red) Haji Zainal itu kan rival? Engghi (iya, red) rival di dalam Pilkada. Tapi tidak ada alasan bagi saya untuk dimasukkan ke dalam hati. Bahwa semuanya itu berkhidmat di dalam usahanya masing-masing. Tidak perlu dimasukkan ke hati, tidak perlu dipikir sampai membuat kita stress,” ujar Mas Kiai.

Sementara H. Zainal Arifin mengatakan, bahwa pertemuan dirinya dengan Mas Kiai semata-mata dalam rangka Malam Puncak HUT Kemerdekaan RI dan Penutupan Program KKN Instika.

“Ini silaturrahmi. Tak ada kaitannya dengan politik 2024. Alhamdulillah, Kiai Fikri berkenan menghadiri undangan kami. Semoga dengan silaturrahmi ini membuat kita sama-sama bahagia,” ujarnya.

Ketika disinggung perihal dirinya akan dicalonkan bupati pada Pilkada 2024 dan kemungkinan berkoalisi dengan PPP, haji Zinal, sapaan akrabnya, mengembalikan itu semua pada keputusan partainya. Dirinya selaku petugas partai akan selalu siap sedia jika diberi kepercayaan.

“Saya ini petugas partai. Saya akan siap sedia selalu jika diberi mandat oleh Ibu Ketua Umum Megawati. Persoalan koalisasi dengan PPP, itu bisa saja. Tak ada yang tak mungkin dalam politik, apalagi untuk masyarakat Sumenep yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.