portalmadura.com — Pergerakan harga emas batangan kembali mengalami penyesuaian signifikan pada perdagangan awal bulan ini. Berdasarkan pemantauan terbaru pada Minggu (1/11/2026), harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) serta produk emas ritel di Pegadaian terpantau mengalami koreksi secara serentak.
Kondisi ini dipengaruhi oleh tren penurunan harga emas dunia pada penutupan perdagangan akhir pekan. Bagi para investor maupun masyarakat yang berencana melakukan transaksi jual beli logam mulia, berikut adalah rincian fakta dan data terbaru harga emas hari ini.
Rincian Harga Emas Antam Logam Mulia
Mengutip data resmi dari portal Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram saat ini berada di level Rp 2.526.000 per gram. Penurunan ini mencatatkan tren koreksi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam mengalami penyesuaian yang lebih dalam. Nilai buyback dipangkas hingga berada di angka Rp 2.276.000 per gram. Pelebaran selisih (spread) antara harga jual dan beli ini menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat yang berniat melakukan penjualan kembali dalam jangka pendek.
Daftar Harga Emas Antam Berdasarkan Ukuran:
- 0,5 gram: Rp 1.313.000
- 1 gram: Rp 2.526.000
- 2 gram: Rp 5.002.000
- 5 gram: Rp 12.445.000
- 10 gram: Rp 24.810.000
- 50 gram: Rp 123.555.000
- 100 gram: Rp 246.960.000
Harga Emas Ritel di Pegadaian (Antam, UBS, dan Galeri 24)
Tidak hanya di butik resmi Antam, penurunan harga juga terjadi pada produk logam mulia yang dipasarkan melalui laman resmi Pegadaian pada Minggu (1/11/2026). Tiga merek utama yang ditawarkan, yakni Galeri 24, UBS, serta Antam cetakan Pegadaian, kompak mengalami penurunan.
Emas cetakan Galeri 24 ukuran 1 gram di Pegadaian kini dibanderol seharga Rp 2.443.000. Untuk emas cetakan UBS ukuran 1 gram berada di posisi Rp 2.467.000. Sedangkan emas Antam cetakan Pegadaian untuk ukuran 1 gram dilepas dengan harga Rp 2.564.000.
Adapun nilai buyback di Pegadaian untuk cetakan Galeri 24 ukuran 1 gram berada di level Rp 2.299.000, sementara buyback untuk Antam dan UBS tercatat di angka Rp 2.274.000 per gram.
Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas
Koreksi harga emas domestik pada 1 November 2026 ini sejalan dengan melemahnya indeks emas di pasar global. Emas dunia tercatat berada di level US$ 3.875,84 per troy ounce. Tekanan terhadap logam mulia dipicu oleh penguatan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat serta rilis data inflasi yang mempengaruhi keputusan pasar.
Meskipun mengalami fluktuasi harian, emas tetap menjadi salah satu aset instrumen investasi aman (safe haven) yang dinilai cukup tangguh untuk jangka panjang. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau pembaruan harga secara berkala sebelum bertransaksi.





