PortalMadura.com – FC Groningen dijadwalkan bertandang ke markas PEC Zwolle dalam lanjutan speelronde ke-27 VriendenLoterij Eredivisie pada Jumat malam (13/3/2026) pukul 20.00 waktu setempat. Datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menumbangkan raksasa Ajax Amsterdam, tim berjuluk “Trots van het Noorden” ini bertekad mempertahankan momentum kemenangan.
Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Ajax pada laga sebelumnya diakui menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuat asuhan Dick Lukkien. Meski performa tim menunjukkan grafik meningkat dalam beberapa pekan terakhir, poin penuh kontra Ajax baru saja memutus tren negatif yang sempat membayangi Groningen.
Pelatih kepala Dick Lukkien menyatakan bahwa kemenangan tersebut adalah buah dari kerja keras, namun ia meminta anak asuhnya untuk tidak terbuai dalam euforia berlebihan.
“Kami sangat menikmati malam itu (kemenangan atas Ajax), dan itu sah-sah saja. Namun dalam olahraga profesional, Anda tidak boleh terlalu terpuruk saat kalah dan tidak boleh larut dalam euforia saat menang. Kami harus segera fokus penuh untuk laga berikutnya,” ujar Lukkien dalam sesi pre-match.
Tantangan di MAC3PARK Stadion
Menghadapi PEC Zwolle di kandang lawan bukan perkara mudah. Lukkien menyadari tuan rumah memiliki karakteristik permainan yang solid saat didukung publik sendiri. Namun, ia telah menyiapkan strategi khusus untuk membendung skema permainan Zwolle.
“Mereka punya cara bermain yang khas, dan kami sudah menyiapkan antisipasinya. Target kami tetap sama: bermain menyerang dengan energi tinggi. Jika kami mampu memenangi setiap duel, peluang meraih poin di Zwolle sangat terbuka lebar,” tambahnya.
Ambisi Groningen juga akan didukung langsung oleh sekitar 500 suporter setia yang dikabarkan bakal memadati tribun tamu di MAC3PARK Stadion guna memberikan dukungan moral sepanjang 90 menit pertandingan.
Krisis Pemain Akibat Cedera
Meski membawa modal kemenangan, FC Groningen dipastikan tampil pincang. Badai cedera menghantam beberapa pilar utama mereka pasca laga kontra Ajax. Penjaga gawang utama, Etienne Vaessen, harus menepi karena cedera otot, sementara striker Oskar Zawada mengalami dislokasi bahu sesaat setelah mencetak gol keduanya pekan lalu.
Daftar absen tersebut menambah panjang deretan pemain yang masuk ruang perawatan, menyusul Stije Resink dan Mark Hoekstra yang masih dalam tahap pemulihan jangka panjang. Kendati demikian, angin segar berembus dengan kembalinya Younes Taha ke dalam skuat setelah menjalani sanksi larangan bertanding.
Wasit dan Interaksi Suporter
Pertandingan krusial ini akan dipimpin oleh wasit Alex Bos. Selain jalannya laga, manajemen klub juga mengajak para suporter untuk memberikan apresiasi kepada pemain melalui pemungutan suara U-Sport Man of the Match yang dapat diakses di situs resmi klub hingga Senin (16/3).
Hasil voting ini nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan gelar prestisius “Pemain Terbaik Tahun 2026” bagi FC Groningen di akhir musim nanti.





