12 Jam Sandera Bapak, Polisi Akhirnya Tembak Misnawi Pada Bahu Kanan

Avatar of PortalMadura.com
penyanderaan
Usai eksekusi penembakan, warga berhamburan
    Bagikan:

PortalMadura.com, Pamekasan – Setelah 12 jam menyandera bapak kandungnya sendiri, polisi akhirnya menembak Misnawi (39), warga Dusun Demmabu Laok, Desa Jambringin, Kecamatan Proppo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tepat pukul 17.20 Wib, Kamis (12/2/2015).

Kapolres Pamekasan, AKBP Sugeng Muntaha mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk membujuk pelaku agar tidak menyandera orang tuanya. Namun, bujukan itu tidak digubris.

Bujukan dengan iming-iming uang puluhan juta yang dilancarkan kepada pelaku tidak mempan. Bahkan tembakan gas air mata sebanyak tiga kali pun tidak membuatnya lemah. (baca : Anak Sandera Orang Tua, Pisau Pelaku Mulai Lukai Leher)

“Kita sendiri sudah memberikan jaminan keamanan atau uang tapi tidak digubris, dan pisaunya selalu ada di leher bapaknya sendiri. Selain itu, kita tadi kumpulkan pihak keluarga di kediamannya K. Lukman untuk membicarakan masalah ini,” katanya usai eksekusi penembakan.

Pihaknya telah mengerahkan aparat kepolisian dari jajaran Polsek, Polres dan Brimob sejak pukul 07.00 Wib. Sementara, penyanderaan itu dimulai sejak pukul 05.00 Wib.

“Makanya, sebelum malam, kami segera mengambil tindakan. Karena kalau sudah malam, tentu semakin susah. Oleh karena itu,  kita tembak di bahu kanannya,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya belum mengantongi motif pasti dari penyanderaan ini. Namun, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, pelaku yang sudah dua tahun merantau di Kalimantan ini meminta sapi dan sejumlah uang kepada orang tuanya. Bahkan, pelaku menuding orang tuanya berusaha membunuhnya dengan cara menyantet.

“Dan sekarang, kita belum tahu, apakah pelaku sudah mati atau tidak. Tapi yang jelas, pertama adalah melumpuhkan, barang bukti berupa pisau kita sudah amankan,” bebernya.

Perwira yang baru satu bulan bertugas di Pamekasan ini mengatakan, setelah kejadian ini, pihaknya akan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah eksekusi penembakan, pelaku langsung dibawa polisi, sementara orang tuanya dilarikan ke puskesmas Proppo untuk dilakukan perawatan.(Marzukiy/htn)

Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di  Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.