oleh

13 Balita Gizi Buruk Masih Jalani Program Pemulihan

SUMENEP (PortalMadura) – Sebanyak 13 balita dari 40 berstatus gizi buruk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur merupakan sisa tahun 2013 lalu. Saat ini, balita tersebut masih menjalani program pemulihan.

“Tahun 2013 tercatat 40 balita berstatus gizi buruk. Dari 40 balita itu sebanyak 27 balita sudah keluar dari status gizi buruk. Jadi tinggal 13 balita yang masih proses pemilihan ditahun 2014 ini,” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Anugrah Rizka Rahadi, Jum’at (24/01/14).

Rizka menjelaskan, salah satu penyebab terjadinya gizi buruk itu diantaranya faktor sosial ekonomi masyarakat. Pemahaman masyarakat terhadap penggunaan gizi dalam sehari-hari masih minim dan daya beli pun juga rendah.

Dia memaparkan, untuk keluar dari kemelut gizi buruk, perlu adanya upaya dari lintas sektoral yakni diantaranya Dinkes, Disperta, Bappeda, PKK dan BPMP KB.

“Perlu adanya singkronisasi program antar beberapa Dinas. Sebab, tidak bisa keluar dari gizi buruk kalau hanya Dinkes,” ungkapnya.(arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE