oleh

13 SMA Sederajat di Sumenep Palsukan Data Siswa, Kini Nasibnya?

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebanyak 13 SMA sederajat di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memalsukan data siswa dan abai terhadap pembuatan laporan penggunaan keuangan.

Data di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Sumenep, dari 13 lembaga tersebut semuanya berdomisili daratan. Rinciannya, 3 SMA dan 10 SMK.

Selamat Ibadah Puasa

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Sumenep, Syamsul Arifin menyampaikan, sebagai tindakan tegas, maka sekolah tersebut sempat dilakukan pemblokiran.

“Selama pemblokiran, lembaga itu tidak mendapatkan bantuan berupa BOS maupun BPOPP,” terangnya, Kamis (8/4/2021).

Bagaimana nasibnya? “Kami sudah membuka status pemblokiran itu sejak sepekan,” katanya.

Pencabutan status blokir, kata dia, pihak lembaga telah menunaikan kewajibannya. Pengelola juga sudah berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa.

“Sudah kami panggil masing-masing kepala sekolah. Dan kita sudah ada kesepakatan, jika itu diulangi akan kembali berstatus blokir,” tegasnya.

Masing-masing lembaga, kata dia, saat ini sudah sesuai dengan Data Pokok Pendidikan atau Dapodik.

Maka, pihaknya merekomendasikan kembali untuk mendapatkan haknya, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP).(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar