2 Janda Muda dan 3 Lelaki Ditemukan Sekamar, Saat Digerebek Gunakan Baju Tidur

2 Janda Muda dan 3 Lelaki Ditemukan Sekamar, Saat Digerebek Gunakan Baju Tidur
Dua Janda Muda dan Tiga Lelaki yang Ditemukan Sekamar diamankan di Kantor Sat Pol PP (Rabu, 31/10/2018) (Foto: Marzukiy)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Petugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggerebek dua janda muda yang sedang bersama tiga laki-laki di sebuah kamar kos Jalan Bonorogo Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu, Rabu (31/10/2018).

Dua janda tersebut masing-masing berinisial RM (22) dan HS (15). Keduanya merupakan warga Desa Bulmatet Kecamatan Karang Penang, Sampang. Sementara tiga lelaki yang putus sekolah tersebut berinisial IA (22), TH (15) dan inisial BR (19). Ketiganya warga Desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

“Mereka kedapatan berada dalam satu kamar dalam kondisi kamar tertutup dengan rincian dua perempuan dan tiga laki-laki,” tutur Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman kepada awak media usai melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca Juga:  Sandiaga Uno di Sampang, Peningkatan Ekonomi Kreatif Perlu Digitalisasi

Berdasarkan pengakuan kepada petugas, dua perempuan bertubuh seksi tersebut saat ini berstatus janda beranak satu. Bahkan, satu perempuan yang masih berusia 15 tahun tersebut sudah janda dua kali. Sementara untuk ketiga lelakinya berstatus lajang.

“Informasinya (pengakuannya), yang lelaki itu kemaleman, sehingga untuk pulang tadi malam tidak bisa, akhirnya nginep. Yang ngekos ini perempuan yang berinisial R, sementara yang lain cuman numpang saja,” terangnya.

Dia menerangkan, saat petugas melakukan razia, satu perempuan berusaha lari ke kamar mandi kos. Namun, upaya mengelabuhi petugas gagal, setelah personil yang melakukan razia mengecek hingga ke kamar mandi.

Dua janda muda yang kepergok sekamar dengan tiga pria itu satu diantaranya sedang menggunakan baju tidur, dan satu lainnya memakai kaos teng top, celana jin dan sarung.

Baca Juga:  Lepas dari Sorotan Media, Sandiaga Uno Sebut Sumenep Butuh Teknisi 'Sound System'

“Kami akan panggil kepala desa dari masing-masing anak tersebut. Kalau kepala desa (lurah) tempat kosnya, kami sudah koordinasi,” tutup Ainurrahman. (Marzukiy/Desy)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.