200-an Warga Sekampung Datangi Rumah Kades di Sumenep

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
200 an Warga Sekampung Datangi Rumah Kades di Sumenep
200-an warga sekampung datangi rumah Kades Bringin, Dasuk, Sumenep (ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com,Sumenep – Sekitar 200 warga Dusun Gunung Lanjang, Desa Bringin, Kecamatan Dasuk, Sumenep, mendatangi rumah kepala desa setempat, Kamis (31/3/2022) malam.

Mereka meminta sang Kepala Desa Bringin Sumiyati segera menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang pemuda setempat, Sulhan (21) hingga babak belur.

“Kami meminta kepala desa segera membantu warga agar korban dugaan penganiayaan itu mendapat keadilan,” kata salah seorang warga, Asmoni.

Jika kepala desa tidak mendukung untuk penegakan keadilan, warga akan mendatangi Polres Sumenep. “Ini bukan apa, melainkan nyawa,” ujarnya.

Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Sulhan, sudah dalam penanganan Polres Sumenep, Madura. Pelakunya, berinisial R (19) warga Desa Kacongan, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep dilakukan penahanan di Polres Sumenep.

Baca Juga:  Diduga Meriam Ditemukan Warga Marengan Daya Sumenep

Baca Juga : Antri Mau Mandi, Pemuda Sumenep Malah Dihajar Hingga Babak Belur

Dugaan penganiayaan terjadi pada pukul 12.30 WIB, Rabu (30/3/2022). Kala itu, korban hendak mandi di area pemandian Sumber Talaja, Dusun Giring Barat, Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep.

Korban baru pulang dari sawah dan mengajak adik iparnya Jufri hendak mandi. Setibanya di pemandian, melihat masih banyak orang yang mandi sehingga memutuskan untuk antri. Keduanya duduk santai di sekitar pemandian.

Tiba-tiba pelaku R menghampiri korban sambil mengatakan be’na ngala’a tas ye [Kamu mau mengambil tas ya].

Korban sudah berusaha memberi penjelasan, namun pelaku tetap ngotot menuduh korban.

Pelaku memegang kerah baju korban dan langsung melakukan pemukulan ke wajah korban hingga pelipis sebelah kirinya menderita luka dan mengeluarkan darah.

Baca Juga:  Paud Budi Luhur Paberasan Perkuat Visi Misi Bupati Sumenep

Korban tidak melakukan perlawanan. Dalam kondisi menderita luka dan lebam pada pelipis sebelah kiri akhirnya korban pulang. Lalu melaporkan peristiwa yang dialami pada pukul 15.30 WIB, Rabu (30/3/2022).(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.