oleh

2014, Warga Miskin Dapat Menikmati Layanan Kesehatan Gratis

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, meminta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, A Fatoni, segera memberikan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pengobatan, tidak perlu mengeluarkan uang, karena semua biaya membeli obat yang dibutuhkan, sudah ditanggung oleh pemerintah.

“Kami minta kepala Dinas kesehatan yang baru, bisa memberikan pelayanan yang lebih bagus pada masyarakat, selain itu kadinkes yang baru supaya secepatnya memberlakukan pengobatan gratis bagi semua warga Sumenep, sehingga masyarakat  yang membutuhkan pengobatan, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya karena semua biaya perawatan termasuk obat sudah ditanggung pemerintah,” kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim, saat memberikan sambutan pada pelantikan Kadinkes dan Direktur BPRS di Pendopo Kraton Sumenep, Senin (30/6/2014).

Selamat Ibadah Puasa

Menurut Bupati, pemberian pelayanan berobat  grtais, akan diberlakukan disemua tempat pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Sumenep, baik di pusat kesehatan desa (puskesdes), pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), maupun di Rumah Sakit Daerah.

“Jadi tidak ada alasan bagi pusat pelayanan kesehatan, baik Puskesdes, Puskesmas, maupun Rumah Sakit, nantinya mengaku kekurangan obat dan meminta keluarga pasien agar membeli obat diluar, kami tidak ingin mendengar ada alasan seperti itu, karena semua biaya untuk membeli obat sudah kami sediakan,” bebernya.

Sementara, A Fatony, Kepala Dinas Kesehatan yang baru, mengaku siap menjalankan amanah yang dibebankan oleh Bupati. Pihaknya akan merealisasikan program berobat gratis bagi semua warga sumenep, sekurang-kurangnya 2 minggu setelah dirinya dikukuhkan sebagai kepala Dinas Kesehatan.

Program berobat gratis yang dicanangkan pemerintah, tidak hanya akan dinikmati oleh warga yang menjalani rawat inap di pusat pelayanan masyarakat, melainkan juga akan dinikmati oleh warga Sumenep, yang sedang menjalani rawat inap.

“Kami sudah menyiapkan obat yang dibutuhkan masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi pusat pelayanan kesehatan iluar, jangan sampai terjadi seperti itu,” tegas Fatony.

Fatony menambahkan, pelayanan kesehatan gratis akan diberlakukan tanpa syarat bagi semua warga Sumenep, untuk warga miskin yang berdomisili didaratan, cukup meminta keterangan surat keterangan miskin (SPM) yang ditandatangani Dinkes. Sedangkan bagi warga miskin kepulauan yang membutuhkan pengobatan gratis, cukup meminta tanda tangan camat setempat dan diserahkan pada Puskesdes maupun Puskesmas tempat pasien tersebut dirawat.

“Untuk melancarkan program berobat gratis, kami akan berlakukan kembali surat keterangan miskin, bagi warga Sumenep yang tinggal didaratan cukup meminta keterangan miskin dari kepala desa selanjutnya meminta tanda tangan Dinkes, sedangkan bagi warga kepulauan cukup surat keterangan miskin dari desa dan ditanda tangaani camat setempat, biar mereka tidak sulit untuk mendapatkan pengobatan gratis dari pemerintah,” pungkasnya.(dien/htn)


Komentar