2023, Bupati Dorong Event Paralayang Nasional Digelar di Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: HartonoEditor: Putri Kuzaifah
2023 Bupati Dorong Event Paralayang Nasional Digelar di Sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi (@portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi mendorong agar event paralayang tingkat nasional bisa digelar di Kabupaten Sumenep, Madura pada akhir tahun 2023.

“Kejuaraan nasional itu harus di Sumenep, kalau memungkinkan ya harus, akhir tahun [2023],” ujar Achmad Fauzi setelah meresmikan venue Paralayang Jokotole di Bukit Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Jumat (27/5/2022).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, para pihak menginginkan sesuatu yang berbeda. Artinya, harus nasional. “Tahun depan ini, kan ada ajang porprov, kita mulai dari sana dulu. Saya sudah minta KONI [kabupaten] agar bersuratan ke Jatim,” katanya.

Yang mendesak untuk dilakukan, kata dia, adalah segera bentuk cabang olahraga (cabor) paralayang dan ajukan secepatnya agar tahun depan dapat mengajukan anggaran.

Ya, sambil lalu kita adakan kegiatan lain untuk mempersiapkan event nasional itu. Disamping pembenahan infrastruktur di sini. Kita akan support,” tandas Fauzi.

Baca Juga:  Laga Liga Santri 24 Juni 2022, Al-Miftah vs Sumber Payung & Annuqayah vs Al-Usmuni

Pihaknya juga meminta Camat dan kepala desa secepatnya melakukan koordinasi dan menginventarisir kebutahan. “Karena ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi warga sekitar, khususnya di Soddara,” katanya.

Selain itu, desa dan organisasi perangkat daerah (OPD), perlu intens melakukan koordinasi, baik itu dengan Bina Marga, DPMD maupun Dinas Pariwisata.

“Infrastruktur seperti jalan, silakan Bina Marga, tentunya juga dengan DPMD,” ucap Fauzi.

Kehadiran Dinas Pariwisata juga diperlukan. Menurut Fauzi, paralayang itu tidak hanya fokus pada bidang olahraganya, tetapi akan menjadi objek pariwisata.

“Makanya, ini kan perlu intens berkoordinasi,” kata Fauzi mengingatkan.

Fauzi juga memastikan, festival paralayang Bupati Cup akan digelar setiap tahun dan wajib masuk kalender event pariwisata.

Baca Juga:  Kalahkan Aswaj, Darun Najah Sama Poin dengan Bismillah

“Kalau misalnya, ada 42 event, maka satu di antaranya ya festival paralayang wajib masuk. Maknya, event nasional itu ya diakhir tahun,” tandasnya.

Bahkan, pihaknya mewanti-wanti agar dari sekarang segera membuat promosi dan pastikan jadwal event-nya agar para atlet paralayang luar itu dapat mengetahui. “Ini memang perlu sama-sama gerap cepat,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.