2024, Sumenep Optimis Kasus Stunting Turun 14 Persen

Penulis: Ahmat JaniEditor: Hartono
2024, Sumenep Optimis Kasus Stunting Turun 14 Persen
Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah bersama peserta lokakarya (Ahmat Jani @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sebanyak 17.640 atau 29,4 persen dari 60 ribu balita di Kabupaten Sumenep, Madura, masuk dalam kategori .

Kasus tersebut menghantarkan Sumenep berada di urutan ke-5 angka stunting tertinggi di Jawa Timur.

Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah menargetkan penurunan angka stunting mencapai 14 persen di tahun 2024.

Menurutnya, kasus stunting berkaitan dengan kemiskinan ekstrim dan pernikahan usia dini di tengah kultur masyarakat.

“Makanya kita berusaha terus bagaimana penurunan stunting bisa disinergikan dengan seluruh funding dan OPD terkait agar kita bisa bersinergi bersama untuk melakukan program penurunan stunting,” kata Eva sapaan Dewi Khalifah.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan pada momentum pembukaan lokakarya di salah satu hotel di Jl. Panglima Sudirman Pajagalan, Sumenep, Rabu (9/11/2022).

Pihaknya berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat bisa bersinergi bersama agar permasalahan tersebut bisa dilakukan melalui gerakan dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa.

Pihaknya mencontohkan, dengan program peran corporate social responsibility (CSR) dalam percepatan penurunan stunting ini bisa bersinergi bersama-sama antara OPD dan para pemegang kebijakan publik termasuk juga dunia usaha.

“Kami yakin dan optimis mereka semua mempunyai potensi untuk membantu agar angka stunting mengalami penurunan,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.