oleh

25 September Sumenep Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

PortalMadura.Com, Sumenep – Sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan akan diterapkan mulai 24 September 2020 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Penindakan atau penerapan sanksi akan diberlakukan sejak tanggal 25 September,” tegas Kapolres Sumenep, AKBP Darman pada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) nomor 55 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, jenis sanksi ada pada Pasal 7 ayat (2).

Sanksinya mulai dari teguran, teguran tertulis, hingga penyitaan KTP (pelanggar perorangan) dan terberat pencabutan izin usaha (bagi pengelola usaha).

Perbup tersebut merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Kapolres menyebutkan ada sanksi sebesar Rp100 ribu bagi pelanggar protokol kesehatan. Dan pihaknya akan mengawali penerapan disiplin protokol kesehatan dari anggotanya.

“Mulai hari ini, kami terapkan sanksi, berupa push up dan bersih-bersih bagi anggota yang melanggar,” tegasnya.

Untuk masyarakat umum, yakni selama satu bulan kedepan terhitung mulai tanggal 24 Agustus sampai dengan 24 September 2020 pihaknya akan berupaya memberikan pemahaman terhadap warga agar disiplin mengikuti protokol kesehatan.

“Mulai hari ini, kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar