oleh

25 Tahun Vakum, Kemah Seniman Aceh Kembali Dihelat

PortalMadura.Com, Banda Aceh – Kemah Seniman ke-4 yang diselenggarakan Dewan Kesenian Aceh (DKA) di Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh berlangsung Jumat-Minggu (11-13/9/2015).

Kemah ini sempat vakum selama kurun waktu 25 tahun, dan mulai tahun ini dihelat kembali dengan semangat silaturahim.

Wali NanggroeAceh, Teuku Malik Mahmud Al-Haytar, dijadwalkan membuka acara itu. Seniman se-Aceh dan sejumlah seniman di Tanah Air turut hadir. Syiar seni di Bumi Tanah Rencong bergema dan menghidupkan seluruh sektor di negeri itu.

Ketua DKA, Nurmaida Atmaja, mengatakan, Kemah Seniman dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahim dan memberikan apresiasi pada kreativitas seniman se-Aceh, baik kesenian tradisi maupun modern.

“Selain itu, kegiatan ini sebagai wadah silaturahim antarseniman untuk menyatukan spirit dan memperkuat eksistensi DKA, serta perangkat Dewan Kesenian Kabupaten/Kota (DKK) dan instansi pendukung lainnya sehingga mampu memerdekakan karakter dan gerak pelaku seni maupun pekerja seni,” ujar Nurmaida Atmaja, dalam rilisnya yang diterima Redaksi PortalMadura.Com, Jumat (11/9/2015).

Dia mengatakan, Kemah Seniman ke-4 ini didukung oleh sejumlah pihak yang turut menyukseskan acara, salah satunya Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.

iklan hari santri

Selain ajang silaturahim, jelas Nurmaida, kegiatanini juga menjadi wadah para seniman menampilkan karya mereka.Diharapkan, akan lahir ide-ide bernas untuk memajukan seni dan kesenian di Aceh.

Sementara, Ketua Pelaksana Kemah Seniman ke-4, Rasyidin, menjelaskan, kegiatan diisi sejumlah acara, di antaranya Duek Pakat Seniman, Workshop Seni Pertunjukan, Dialog Kesenian dan Kebudayaan, Pertunjukan Seni Tradisional maupun Modern dan Pidato Kebudayaan yang disampaikan Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haytar (Wali Nanggroe).

Selain itu, tambah Rasyidin, pada Jumat (11/9), siang, peserta berkumpul di kantor DKA lalu melakukan konvoi yang diiringi permainan Rapa’i di atas mobil truk terbuka menuju Kota Jantho. Konvoi dilepas Kepala Disbudpar Aceh, Reza Pahlevi, dan Wakil Ketua DPRA, Drs. Sulaiman Abda, bersama Irwan Johan.

“Jalur konvoi dari Taman Budaya menuju Masjid Raya Baiturrahman, Simpang Lima menuju Lampineung arah Kantor Gubernur, berputar di Tugu Simpang Mesra menuju arah Jembatan Pango, keluar ke jalan utama Banda Aceh-Medan menuju Kota Jantho,” paparnya.

Kemah Seniman telah dilaksanakan sejak tahun 1988 di Aceh dan berturut-turut dilakukan setiap tahunnya; 1989 dan 1990. Namun, kegiatan ini sempat terhenti setelah Kemah Seniman ke-3 tahun 1990. Hal itu berkaitan kondisi Aceh di saat itu yang didera konflik. Baru, setelah vakum 25 tahun, Kemah Seniman kembali dihelat di Bumi Tanah Rencong. (rel/rls/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.