oleh

26 November, KPPS Pilkada Sumenep 2020 akan Rapid Test

PortalMadura.Com, Sumenep – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020 akan menjalani rapid test.

KPU Sumenep menjadwalkan 26 November 2020. “Rapid test dimulai 26 November mengingat masa berlakunya empat belas hari,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi, Selasa (17/11/2020).

Pihak KPU, kata dia, telah melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan sebagai penyedia fasilitas dan jasa. “Jadi, rapid test itu dilakukan di masing-masing puskesmas,” terangnya.

Bagi penyelenggara (KPPS) yang dinyatakan reaktif akan dilakukan tratmen (pengobatan) saja. Mengingat anggota KPPS hanya tujuh orang per tempat pemungutan suara (TPS).

“Kalau hanya satu orang yang reaktif tidak akan mengganggu keputusan yang diambil oleh KPPS. Dan bisa dilakukan dengan swab test,” urainya.

Namun, bila ada lima orang dari tujuh anggota KPPS dinyatakan reaktif, maka besar kemungkinan akan dilakukan pergantian.

Selain itu, pihaknya mengingatkan agar semua penyelenggara Pilkada Sumenep 2020 mematuhi protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Jangan sampai ada klaster baru pada pelaksanaan Pilkada Sumenep ini,” tandasnya.

KPU Sumenep menetapkan 2.500 TPS pada Pilkada Sumenep 2020. Bila setiap TPS terdapat tujuh anggota KPPS maka ada 17.500 orang yang akan menjalani rapid test.

Mereka tersebar di 27 kecamatan, 4 kelurahan, dan 330 desa. Sembilan kecamatan di antaranya berada di wilayah kepulauan.

Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 diikuti dua pasangan calon, yakni Nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dan nomor urut 2, Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai).(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Desy Wulandari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.