IPTEK  

28 Juli 2018, Gerhana Bulan Merah Darah Picu Emosi Tinggi dan Tanda Kiamat. Benarkah?

Avatar of PortalMadura.Com
28 Juli 2018, Gerhana Bulan Merah Darah Picu Emosi Tinggi dan Tanda Kiamat. Benarkah?
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Dampak total yang akan terjadi dini hari nanti atau yang disebut dengan istilah , tanggal 28 Juli 2018, para ahli menafsirkan berbeda-beda.

Dari sebutan gerhana Bulan merah darah, karena warnanya seperti merah darah, hingga memicu bertambahnya gairah dan timbul keberanian. Bahkan ada yang menyebutkan tanda kiamat.

Kok bisa?. Ahli Astrologi Jamie Partridge menyebutkan, bisa menimbulkan perasaan bergairah dan lebih berani.

PortalMadura.Com, Jumat (27/7/2018) melansir dari Mirror, hal ini bisa saja terjadi karena konjungsi antara satelit alam Bumi dan Planet Mars selama gerhana bulan berlangsung.

Perubahan emosi yang drastis ini, sangat sulit untuk dikendalikan. Karenanya, pasti akan ada orang yang sulit mengendalikan kesabaran dan lebih menggebu-gebu.

Partridge pun menyarankan mereka untuk beristirahat. Demikian dilansir laman Merror, Selasa (24/7/2018).

Tanda Kiamat?

Berbeda lagi dengan pandangan seorang pendeta, John Hagee dan Mark Blitz.

Mereka berpendapat, gerhana bulan total terlama bisa menjadi .

Alasannya, tanda-tanda akhir dunia seperti ini terjadi karena gerhana berlangsung secara berurutan.

Disebutkan, bahwa ada empat gerhana bulan yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir ini.

Mulai dari tanggal 15 April 2014, 8 Oktober 2014, 4 April 2014, dan tanggal 28 September 2015.

Gerhana bulan total dan peristiwa alam lainnya, mereka menduga akan ada kejadian-kejadian yang menandakan Bumi akan menuju kehancuran.

Gerhana bulan total berwarna darah merah akan berlangsung dini hari nanti tanggal 28 Juli 2018.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan, gerhana bulan terjadi sejak pukul 01.25 hingga 05.19 WIB. Gerhana total akan berlangsung sejak pukul 02.30 hingga 04.13 WIB.

Sedangkan puncak gerhana total pada pukul 03.21 WIB. Gerhana bulan total ini diperkirakan akan terjadi dalam durasi 1 jam 43 menit.

Gerhana bulan total Micro Blood Moon akan berlangsung kala jarak Bumi dan Bulan mencapai 406.000 kilometer. Jarak ini, lebih jauh ketimbang jarak normal yang biasanya mencapai 384.000 kilometer.

Gerhana bulan total kali ini disebutkan terlama atau akan terjadi lagi pada tahun 2.100 dengan posisi Bulan di tengah-tengah bayangan Bumi.

Sedangkan gerhana Bulan biasa hanya berlangsung sekitar 60 sampai 70 menit.(Hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.