oleh

3 Kecamatan Kembali ke Zona Orange, Sumenep Perketat Disiplin Prokes

PortalMadura.Com, Sumenep – Tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali ke status zona orange (resiko sedang), yakni Kecamatan Kota, Talango (kepulauan Poteran) dan Kecamatan Bluto.

Perubahan status dari zona kuning tersebut terpantau pada peta sebaran Covid-19 dilansir instagram resmi @kominfosumenep pukul 13.00 WIB, 16 November 2020. Disebutkan 23 suspek, 692 positif Covid-19, 618 sembuh, 38 meninggal dunia.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Dari 27 kecamatan, baik daratan maupun kepulauan yang menyandang status zona kuning tercatat 10 kecamatan, meliputi Guluk-guluk, Pragaan, Lenteng, Saronggi, Kalianget, Batuan, Manding, Gapura, Ambunten dan Kecamatan Batuputih. Dan 14 kecamatan sudah berstatus zona hijau.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep terus berupaya agar semua kecamatan berstatus zona hijau. Salah satunya, semakin memperketat penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) oleh Satpol PP bersama aparat gabungan lainnya.

“Kita tetap aktif melakukan razia yustisi, baik siang maupun malam hari. Demi penegakan disiplin protokol kesehatan,” kata Kasatpol PP Sumenep, Purwo Edi Prawito, Selasa (17/11/2020).

Sementara, Bupati Sumenep, A Busyro Karim menyampaikan, semua wilayah akan cepat menuju zona hijau bila masyarakat peduli dan mau mengikuti himbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Iya ini harus didukung untuk menjadi zona hijau. Itu sangat bisa apabila lapisan masyarakat melakukan himbauan pemerintah,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, pihaknya sudah menginstruksikan kepada camat, kepala desa hingga ke RT agar bersama-sama mematuhi prokes dengan baik.

Namun masih ada beberapa warga yang acuh, dan ada juga yang tidak percaya akan adanya penyakit Covid-19. “Dan itu bahkan ada tokoh masyarakat yang seperti itu [tidak peduli, red),” katanya.

Pemerintah daerah, kata dia, tetap berupaya dengan cara mengkampanyekan atau sosialisasi penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan pendekatan kearifan lokal. “Misalnya, melalui Fatayat dan Muslimat NU,” sebutnya.

Pihaknya optimis, semua wilayah Sumenep yang terdiri dari 27 kecamatan, 4 kelurahan, dan 330 desa segera menuju zona hijau menjelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar