oleh

3 Masalah yang Akan Dihadapi Pelaku Syirik Besar

PortalMadura.Com – Syirik merupakan perbuatan yang menyekutukan Allah SWT dan termasuk dosa besar. Bahkan pelaku syirik bisa keluar dari agama Islam.

Selain itu, orang yang berbuat syirik akan mendapatkan tiga musibah besar. Lantas, musibah seperti apa? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com yang dikutip dari buku ‘Syarah Kitabul Jami’, berikut penjelasannya:

Seluruh Amalannya Akan Gugur

Allah berfirman: “Telah diwahyukan kepada engkau dan juga Rasulullahsebelum engkau. Apabila engkau berbuat syirik (syirik akbar) maka akan gugurlah seluruh amalanmu, dan sungguh engkau akan menjadi orang yang merugi (di neraka Jahanam).”

“Kalau seAndainya mereka berbuat kesyirikan maka akan gugur seluruh amalan yang telah mereka lakukan.”

Melansir dari Kelas UFA , ayat ini disampaikan kepada para rasul padahal mereka tentu saja tidak akan melakukan kesyirikan, karena dijaga oleh Allah. Jadi maksudnya adalah seandainya Rasulullah yang mana beliau adalah manusia yang paling mulia, yang mana surga tidak akan terbuka kecuali diketuk oleh beliau, juga melakukan kesyirikan maka amalannya akan gugur, apalagi orang-orang yang kedudukannya berada di bawah Rasulullah.

Sebagai contoh ada seorang hamba yang selama 60 tahun melakukan amal saleh, kemudian sebelum meninggal dunia dia melakukan syirik besar, maka amalannya selama 60 tahun tersebut baik berupa haji, sedekah, infak, dan berbakti kepada orang tua, seluruhnya gugur. Karena dia akhiri amalannya dengan berbuat syirik besar kepada Allah.

Dosanya Tidak Akan Diampuni

Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa lainnya bagi siapa yang Ia kehendaki.”

Jika seseorang meninggal dunia dalam kondisi berbuat maksiat, misalnya sedang berzina, atau karena bunuh diri, atau merampok lalu meninggal karena ditembak polisi, maka dia telah melakukan dosa besar yang mana belum sempat bertobat sehingga terancam dengan neraka Jahanam. Akan tetapi masih ada kemungkinan bagi Allah untuk mengampuninya.

Berbeda halnya jika dia meninggal dalam keadaan berbuat syirik besar dan belum sempat bertobat, maka mustahil diampuni oleh Allah. Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang sombong dari ayat-ayat Allah (mendustakan ayat-ayat Allah) maka tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk surga sampai onta bisa dimasukkan ke dalam lubang jarum.”

Orang musyrik mustahil masuk ke dalam surga kecuali setelah onta bisa dimasukkan ke dalam lubang jarum. Sedangkan tidak mungkin ada onta yang bisa masuk ke dalam lubang jarum, artinya tidak mungkin orang musyrik itu masuk surga.

Kekal di Dalam Neraka Jahanam

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka telah Allah haramkan surga baginya dan tempat kembalinya adalah neraka Jahanam dan tidak ada penolong baginya.” ([5])

Ketiga musibah ini saling berkaitan. Barang siapa yang melakukan syirik besar maka seluruh amalannya akan gugur, kemudian jika ia meninggal dalam keadaan belum bertobat maka tidak akan diampuni oleh Allah, dan akan dikekalkan di dalam neraka.

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber: Okezone.com

Komentar