oleh

4 Alasan Pria Baik Juga bisa Selingkuh

PortalMadura.Com – Apa sebenarnya alasan seorang pria untuk selingkuh? Apa karena fisik pasangannya kurang menarik atau kurangnya ketertarikan seksual yang menjadi biang keladinya? Meski mungkin daya tarik fisik dan seksual bisa jadi faktor penyebab, namun sangat jarang hal tersebut menjadi satu-satunya alasan seorang pria baik-baik pun selingkuh.

Bicara tentang selingkuh, rasanya ini bisa terjadi pada siapapun, termasuk pria atau perempuan yang baik. Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa selingkuh, salah satu yang paling umum dari para pria adalah berkurangnya ketertarikan fisik dan seksual.

Tetapi, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa seorang pria yang terlihat baik bisa sampai selingkuh? Melansir dari fimela.com dikutip oleh laman yourtango.com, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pria baik juga bisa berselingkuh. Yuk, simak dibawah ini.

Pria Tersebut Adalah Komunikator yang Buruk dalam Hubungan
Dalam segala hal, pria mungkin sosok terlihat sangat hebat. Namun, ketika harus memahami perasaannya sendiri dan secara efektif mengkomunikasikannya, ia sangat buruk. Seorang pria paling mungkin kehilangan kesabaran, menjadi kesal, dan membenarkan perilakunya sendiri, termasuk selingkuh untuk bisa keluar dari hubungan yang sedang dijalaninya.

Pria Tersebut Memiliki Rasa Tidak Aman Pada Diri Mereka Sendiri
Banyak pria memiliki hubungan yang hebat sebenarnya, namun tetap selingkuh, penasaran mengapa? Ternyata, banyak pria merasa tidak aman dengan diri mereka sendiri dan merasa perlu membuktikan diri dengan mendekati perempuan lain atau selingkuh.

Pria Berusaha Menghindari Konflik dalam Hubungan
Menghindari konflik adalah contoh lain dari ketidakmampuan atau keengganan seorang pria untuk berkomunikasi. Daripada mendiskusikan tentang perasaannya atau kebutuhannya, pria cenderung memilih untuk diam dan mencari perempuan lain untuk mendapatkan apa yang dirasa hilang dalam hubungan sebelumnya.

Pria Berusaha untuk Tidak Melawan
Dari sudut pandang pria, ia tidak ingin mengecewakan pasangannya hanya karena suatu masalah. Pria cenderung merasionalisasikannya dengan menjalin hubungan lain di luar komitmennya. Intinya, pria adalah sosok yang terkenal tidak pandai dalam mengekspresikan perasaan mereka, sedangkan ada kebutuhan emosional dan seksual yang harus dipenuhi dalam sebuah hubungan.

Jika Anda bertemu dengan sosok pria yang pasif dalam berkomunikasi, cobalah untuk proaktif untuk mendiskusikan masalah hubungan dengannya, agar semua pihak mendapatkan apa yang dibutuhkan.

Rewriter : Nurul Hijriyah
Sumber : fimela.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar