oleh

4 Cara Bangun Kedekatan Antara Anak dan Ibu yang Sibuk Bekerja

PortalMadura.Com – Bagi seorang ibu yang memilik sejumlah aktivitas padat setiap harinya di kantor pasti akan memiliki waktu yang sedikit bersama dengan anak. Jangankan mengurus anak, bahkan ada sebagian ibu yang tidak sempat untuk merawat dirinya sendiri.

Walaupun demikian, bukan berarti Anda lantas membiarkannya begitu saja dan membuat ikatan anak dan Anda merenggang. Asalkan Anda meluangkan waktu melakukan banyak hal berkualitas bersamanya, maka ikatan keduanya akan tetap terjalin.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Berikut beberapa hal yang bisa membangun ikatan emosi yang lebih kuat lagi antara anak dan ibu yang bekerja:

Membuat Rutinitas
Buat jadwal kegiatan khusus dengan anak, entah itu harian ataupun saat akhir pekan. Akan lebih baik jika bisa menghabiskan akhir pekan secara khusus untuk anak tanpa gangguan kepentingan lain. Jika pulang tidak larut malam, bisa berbicara santai dengan anak atau membacakan cerita sebelum ia tidur.

Menggabungkan Aktivitas
Aktivitas yang kira-kira bisa dijadikan satu seperti misalnya mengantarkan ke sekolah ternyata satu arah dengan berangkat ke kantor. Ada meeting di restoran, sekaligus ajak makan anak. Jika sekiranya ada aktivitas yang bisa digabungkan dengan membawa serta si kecil, lebih baik lakukan.

Atur Beban Pekerjaan
Pekerjaan di sini bukan hanya dari kantor, tapi juga dari pekerjaan rumah. Selalu sisihkan 1-2 jam bersama anak setelah pulang kerja atau menemaninya belajar. Akan lebih baik menolak pekerjaan di akhir pekan dan punya kesempatan bersama anak dibanding gaji super besar namun tidak pernah bertemu anak.

Baca Juga : Moms, Lakukan 5 Kebiasaan Sederhana Ini untuk Bangun Kedekatan Anda dan Si Kecil

Kurangi Kegiatan Tidak Perlu
Buat skala prioritas, dan tempatkan anak di urutan teratas. Sebisa mungkin menggunakan waktu dengan efisien dengan mengesampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak perlu. Anak tetap butuh perhatian, meski Anda tahu anak mengerti dengan kesibukan pekerjaan.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar