oleh

4 Ciri Perawatan yang Dapat Merusak Kulit

PortalMadura.Com – Untuk mendapatkan kulit yang sehat, tentu harus melakukan perawatan bukan? Namun tahukah Anda bahwa perawatan kulit juga bisa dapat menyebabkan rusaknya kulit. Hal tersebut bisa saja terjadi karena reaksi kulit terhadap suatu produk yang baru digunakan.

Ciri-ciri awal dari perawatan yang justru merusak kulit adalah iritasi, pembengkakan, pengelupasan, dan gatal-gatal. Berikut beberapa ciri lain dari perawatan yang justru merusak kulit.

Jika Kulit Tiba-tiba Mengalami Pembengkakan, Kemerahan, atau Gatal
Penyebab paling umum dari dermatitis kontak alergi adalah aroma. Penyebab kedua adalah pengawet.

Jika terkena alergi ini, kulit akan membengkak, mengalami kemerahan, dan gatal. Reaksi ini bisa memakan waktu lama, sehinggga pastikan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan hypoallergenic.

Jika Kulit Kering dan Mengelupas
Sabun dapat menyebabkan kekeringan dan pengelupasan, jadi pilihlah produk pembersih kulit tanpa sabun dan bebas pewangi.

Jika di Kulit Muncul Milia, Pori-pori Membesar, dan Jerawat
Tanda lain dari kerusakan kulit akibat sifat oklusif produk perawatan kulit adalah pori-pori yang membesar. Hal ini akan menyebabkan peningkatan produksi minyak yang kemudian menimbulkan milia dan peningkatan jerawat, serta rosacea.

Jika Muncul Rosacea atau Kulit Sensitif
Jika pada kulit tidak biasanya muncul rosacea, produk perawatan yang digunakan bisa disalahkan. Penggunaan retinol bisa memperburuk rosacea jika terlalu kuat.

Asam glikolat juga dapat mengiritasi kulit sensitif. Carilah produk perawatan kulit yang mengandung asam alfahidroksi dan retinoid bagi si kulit sensitif.

Itulah ciri-ciri perawatan yang dapat merusak kulit. Semoga bermanfaat (fimela.com/Nanik)


Tirto.ID
Loading...

Komentar