oleh

4 Manfaat Salat Khusyuk Bagi Kesehatan Organ Tubuh

PortalMadura.Com – Allah memerintahkan umat-Nya untuk menjalankan ibadah salat secara khusyuk sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran. Sebenarnya, perintah ini jika dilihat dari segi medis juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan organ tubuh.

Allah berfirman: “Alam ya’ni lilladzina amanu an takhsya’a qulubuhum lidzikrillahi wa ma nazala minal-haqqi wa la takunu kalladzina utulkitaba min qablu fathala alaihim al-amadu faqasat quubuhum wa kastirun minhum fasiqun”.

Artinya: “Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka). Dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik” (QS. Al-Hadid : 16).

Selain itu, dalam buku ‘Sehat dengan Ibadah’ karya Jamal Muhammad Az-Zaki dijelaskan, jika ayat tersebut dicermati lebih dalam, penemuan-penemuan ilmiah dari pernyataan Alquran tentang khusyuk itu dapat ditemukan, yaitu khusyuk dapat bermanfaat kepada beberapa kesehatan organ tubuh. Apa saja?.

Baca Juga: Hindari 3 Perkara Ini Agar Bisa Nikmati Salat

Berikut empat manfaat salat khusyuk bagi kesehatan organ tubuh, seperti dilansir dari Republika.co.id, Jumat (8/5/2020):

Pertama, khusyuk dalam salat ternyata dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Khusyuk merupakan pencapaian terpenting dalam ibadah dan paling sulit karena membutuhkan konsentrasi yang besar.

Sebab, jika ditinjau dari maknanya sendiri, kata khusyuk berarti menunjukkan sejauh mana perenungan yang disertai dengan pemikiran mendalam. Khusyuk bukan sekadar ibadah, melainkan juga memiliki manfaat konkret bagi pengobatan berbagai macam penyakit.

Kedua, manfaat khusyuk untuk kesehatan jantung. Di Amerika Serikat terdapat sebuah studi yang diterbitkan di majalah ‘Jam’iyyah al-Qulb‘ yang menegaskan, merenung dalam waktu lama dan teratur berpotensi menjaga dan melindungi jantung dari berbagai gangguan.

iklan hari santri

Perenungan yang teratur ini dapat diistilahkan dalam Islam sebagai khusyuk. Maka dari itu, dengan berkhusyuk dalam salat saja, misalnya, hal itu dapat menjadi pengobatan efektif bagi tekanan darah tinggi sehingga meringankan beban kerja jantung.

Ketiga, dengan berkhusyuk dalam salat, manusia juga dapat dimungkinkan untuk memiliki kepercayaan tinggi yang lebih besar. Hal itu dapat pula menjadikan seseorang selalu bersabar dalam menghadapi problematika dan kepenatan hidup.

Keempat, khusyuk dapat membantu menjaga kesehatan otak. Para ilmuwan mendapatkan realita bahwa otak manusia terus mengeluarkan getaran-getaran elektromagnetik secara terus-menerus. Namun, kadar getaran tersebut berubah-ubah berdasarkan aktivitas manusia.

Dalam kondisi siaga dan aktif serta waspada dan berkonsentrasi, otak tersebut akan mengeluarkan gelombang-gelombang yang dikenal dengan nama beta. Beta merupakan getaran-getaran atau goyangan yang berkisar antara 15-40 getaran per detik.

Sementara dalam keadaan nyaman atau beristirahat dengan perenungan biasa, otak manusia akan mengeluarkan gelombang alfa. Getarannya berkisar 9 hertz hingga 14 hertz per detik.

Adapun ketika tidur, bermimpi, atau perenungan mendalam, otak akan bekerja dengan mengeluarkan gelombang bernama tseta. Gelombang ini getarannya berkisar 5 hertz hingga 8 hertz per detik.

Nah, ketika seseorang terlelap dalam tidur yang mendalam dalam mimpi, otak mengeluarkan gelombang-gelombang yang dinamakan delta. Gelombang ini getarannya berkisar kurang dari 4 hertz.

Dari perincian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa setiap kali seseorang dalam keadaan khusyuk, gelombang-gelombang yang dihasilkan otak akan lebih sedikit. Kondisi yang demikian memungkinkan otak merasa lebih nyaman dan memperkuat kinerjanya.

Karena itulah, hal tersebut dapat berpotensi membantu perbaikan kerusakan-kerusakan yang dialaminya yang diakibatkan suatu penyakit atau gangguan psikologi. Untuk itu, para ilmuwan menyatakan perenungan (khusyuk) sejatinya dapat membuat otak semakin nyaman dan sehat. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.